Tolak Rolling Guru, Siswa Mempawah Datangi DPRD
Kita tahu aturan sehingga dari kami semuanya siswa menerima dengan kebijakan perpindahan guru di sini.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sekitar 350 siswa gabungan dari SMAN 1 dan SMAN 2 Mempawah melanjutkan kembali aksinya menolak rolling guru. Hari ini, mereka mendatangi DPRD Kabupaten Mempawah, Jumat (9/10/2015).
Kali ini, jumlah siswa yang melakukan aksi lebih banyak dari kemarin saat menggelar aksi serupa di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Mempawah.
Menggunakan seragam lengkap, mulai pagi pada saat jam masuk kelas, seluruh siswa itu bergerak dari sekolah masing-masing bergabung dan menuju kantor DPRD.
Spanduk dibentang berisikan kata penolakan rolling guru dibubuhi tanda tangan siswa. Perwakilan dari siswa pun melakukan orasi menyampaikan penolakan beserta alasannya.
Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Rahmad Satria bersama Kapolres Pontianak AKBP Suharjimantoro menemui langsung para siswa yang terlihat begitu kompak itu.

TRIBUN/SID
Ratusan siswa melakukan aksi penolakan rolling guru di sekolah mereka, di depan Gedung DPRD Mempawah, Jumat (9/10/2015). Ketua DPRD Mempawah Rahmad Satria didampingi Kapolres Pontianak AKBP Suharjimantoro menemui siswa yang melakukan aksi tersebut.
Sebelumnya, Disdikpora Mempawah melakukan rolling sejumlah guru di SMAN 1 Mempawah sebanyak 5 orang, SMAN 2 Mempawah 8 dan SMKN 1 Mempawah tiga orang.
Sementara Kepala SMKN 1 Mempawah, Abdul Fattah menegaskan kalau siswanya bisa menerima alasan perpindahan guru mereka demi jenjang karier mereka ke depan. Sehingga, sejak kemarin siswa SMKN 1 tidak ikut melakukan aksi penolakan.
"Kita tahu aturan sehingga dari kami semuanya siswa menerima dengan kebijakan perpindahan guru di sini. Guru yang dipindah guna untuk melaksakanakan tugas baru di posisi yang lebih tinggi sehingga tidak perlu ditolak demi guru itu sendiri," ujarnya.
Tidak ikut campurnya siswa SMN 1 Mempawah dalam aksi penolakan itu sendiri, kata Abdul Fattah, tidak terlepas dari penjelasan para guru di sekolahnya.
"Siswa kita menerima, kalau masalah pergantian guru tidak ada masalah. Bagaimanapun guru sama dalam metode mengajarnya sesuai dengan aturan kurikulum," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/siswa-mempawah-demo-lagi-2_20151009_130605.jpg)