"Arek-Arek Suroboyo" Peringati Insiden di Hotel Yamato

Sebelumnya peringatan perobekan bendera telah secara rutin diperingati oleh para veteran setiap 19 September,

Editor: Arief
KOMPAS.COM
Teatrikal insiden perobekan bendera Belanda di Hotel Orange atau Yamato di Surabaya 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Insiden perobekan bendera Belanda di Hotel Orange atau Yamato oleh "Arek-Arek Suroboyo" pada19 September 1945 silam kembali "terulang", Sabtu (19/9/2015). 

Arus lalu lintas di depan hotel yang kini bernama Hotel Majapahit di Jalan Tunjungan Surabaya itu ditutup total. Ada "pertempuran" antara warga Surabaya yang bersenjatakan bambu runcing dengan tentara Belanda yang membawa senjata api laras panjang, sebelum bendera Belanda yang berwarna merah, putih, biru, dirobek menjadi berwarna merah dan putih. 

Aksi teatrikal warga Surabaya itu dilakukan untuk memperingati peristiwa heroik perobekan bendera setiap 19 September. Selain dari kalangan seniman, aksi itu juga diperankan oleh puluhan pegawai Pemkot Surabaya dan kalangan veteran. 

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini juga hadir dalam acara tersebut, dan sempat membacakan pidato kebangsaan dengan semangat berapi-api. Ketua Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI) cabang Surabaya, Hartoyik, mengapresiasi acara peringatan yang dikemas dengan seni teatrikal tersebut. 

"Sebelumnya peringatan perobekan bendera telah secara rutin diperingati oleh para veteran setiap 19 September, namun masih dalam bentuk pembacaan doa, mendoakan arwah pejuang yang meninggal dalam peristiwa itu" kata Hartoyik.

Dia berharap dengan peringatan seperti ini bisa mengenang jasa para pahlawan, khususnya saat peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Majapahit. 

"Dengan gelaran seperti ini, para generasi muda bisa mengenal sejarah tidak hanya melalui cerita, namun melalui reka ulang peristiwa meskipun tidak sama seperti yang terjadi pada aslinya," jelas Hartoyik. 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved