Kabut Asap

Kemenag Cari Momen Tepat untuk Imbau Salat Istisqo

Bahkan kalau tak mau meminta adalah orang yang sombong karena ia tak mau berdoa kepada Allah

Tayang:
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Para jemaah berdoa khusyuk usai melaksanakan salat Istisqo atau salat minta turun hujan di halaman depan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yarsi Pontianak, Rabu (16/9/2015) pukul 08.26 WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kasubag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Dra Hj Sangadah, mengatakan, Salat Istisqo merupakan suatu hal baik di tengah berbagai usaha yang dilakukan belum maksimal.

"Sebagai manusia, saat sudah berikhtiar dengan logika dan akal serta kemampuan, namun tidak berdaya. Meminta kepada Allah adalah paling baik. Termasuk meminta hujan dalam Istisqo ini," ungkapnya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (16/9/2015) sore.

Ia mengatakan, untuk melaksanakan Istisqo terkadang masih diperlukan berbagai pertimbangan apakah di kondisi darurat atau tidak atau bahkan terlalu darurat. Namun tak ada masalah salat itu dilaksanakan dikarenakan meminta kepada Allah dianjurkan dalam Islam.

"Bahkan kalau tak mau meminta adalah orang yang sombong karena ia tak mau berdoa kepada Allah," timpalnya.

Disinggung mengenai Salat Istisqo secara luas dan massal di Kalbar, ia menegaskan akan mengkomunikasikan terlebih dahulu kepada Kakanwil Kemenag Kalbar melalui Bidang Penerangan Islam, sesuai mekanisme.

"Saya kira akan kita komunikasikan kepada Kakanwil melalui Bidang Penerangan Islam. Untuk kemudian memberikan surat resmi kepada Kakanwil. Kakanwil memberi surat intruksi kepada Kemenag kota/kabupaten. Selanjutnya, mengimbau masyarakat untuk bersama-sama melakukan Sholat Istisqo. Apakah momentumnya pada 9 Zulhijah ketika wukuf dan kita puasa Arafah," paparnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved