Warna Nanga Pinoh Berduka, Kepala UPT Tewas Tergantung
Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Margono di kawasan Jalan Pendidikan, Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh Melawi.
Penulis: Ali Anshori | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,MELAWI - Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Margono di kawasan Jalan Pendidikan, Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh Melawi, Rabu (29/7/2015), sejumlah kerabat dan keluarga korban tak kuasa melihat jenazah Margono terbaring kaku.
Kepala UPT II Kecamatan Belimbing tersebut ditemukan tak bernyawa, pada Selasa (28/7/2015) kemarin, dengan posisi tergantung pada seutas tali di dalam ruangan kantor KUD Desa Batu Nanta kecamatan Belimbing dengan posisi tangan terikat tali tambang dan kaki terikat lakban.
Sejumlah keluarga korban, tak menyangka almarhum yang dikenal baik tersebut meninggal dengan cara tragis. Mereka bahkan menduga korban yang juga sebagai bendahara KUD di Desa Batu Nanta itu dibunuh oleh oknum.
“Saya juga tidak percaya, padahal selama ini hubungan beliau dengan orang di sekitarnya sangat baik, kita bisa lihat orang baik itu ketika meninggal seperti ini, yang datang melayat tadi sangat banyak, tidak seperti biasanya,” kata kerabat korban yang tidak mau disebutkan namanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pengantin-baru-gantungdiri.jpg)