Insiden Salat Id

Presiden GIDI Tolikara Bantah Larang Muslim Salat Id

Dorman mengucapkan maaf kepada semua warga muslim yang terganggu karena insiden tersebut.

Editor: Marlen Sitinjak
CNNIndonesia/Tri Wahyuni
Budayawan Papua, Benny Giay (kiri) dan Tokoh Agama Papua, Dorman Wandikmbo (kanan) dalam diskusi publik bertajuk Sepulang Jokowi Dari Papua, di LBH Jakarta, Jumat (22/05/2015). 

Seperti diberitakan sebelumnya, kemarin terjadi serangan terhadap jemaah yang hendak melaksakan salat Idul Fitri di Tolikara, Papua. Penyerangan membuat jemaah Salat Id bubar. Penyerang kemudian membakar beberapa bangunan rumah dan kios yang ada.

Dalam upaya pengamanan, petugas menembak tiga orang pelaku penyerangan yang tidak mengindahkan peringatan petugas. Tiga orang tersebut kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Jayapura.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Suharsono menyebutkan bahwa Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) memang mengedarkan surat edaran yang melarang umat muslim di Kabupaten Tolikara untuk melakukan aktivitas keagamaan.

"Iya dari GIDI. Bentuknya edaran," ujar Suharsono ketika dihubungi via telepon, Sabtu (18/07/2015).
Suharsono menuturkan, GIDI mengedarkan pemberitahuan soal menolak kegiatan Salat Id. "Ada edaran pemberitahuan soal menolak kegiatan salat Id," kata dia. (CNN)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved