Sesosok Mayat Wanita di Parit
BREAKING NEWS: Hasil Autopsi Ada Luka Memar di Tubuh Asni
Edi mengatakan, jasad Asni tiba jam 2 dini hari, diperkirakan telah meninggal tiga jam sebelumnya yakni sekitar pukul 23.00 WIB.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Steven Greatness
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Medis dari Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalbar melakukan autopsi jasad Asni di RSUD dr Soedarso Pontianak, Minggu (7/4/2015) siang.
Autopsi melibatkan belasan tim medis yang dipimpin Kompol dr Edi Hasibuan berlangsung sekitar 2 jam. Turut menyaksikan proses autopsi dari pihak keluarga adalah kedua paman korban.
"Temuan dari kami, kalau jasad perempuan yang berusia sekitar 17-22 tahun dengan tinggi badan sekitar 150 cm itu diperkirakan telah meninggal sekitar tiga jam sebelum jasad ini di antar ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Polda Kalbar," ujarnya.
Edi mengatakan, jasad Asni tiba jam 2 dini hari, diperkirakan telah meninggal tiga jam sebelumnya yakni sekitar pukul 23.00 WIB. Penyebab kematiannya pada pernapasan.
"Selain itu ditemukan sejumlah luka di tubuh korban yang di antaranya luka memar dan luka lecet," papar Edi, Kepala Tim DVI Polda Kalbar.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita yang diduga korban pembunuhan ditemukan di parit pembatas jalan, di Jl Ampera, Dusun Sela, Desa Durian, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu sekitar pukul 23.30 WIB.
Bagaimana kelanjutan berita selanjutnya, baca di harian cetak Tribun Pontianak edisi Senin (6/7/2015).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jasad-asni_20150705_154622.jpg)