Hadirkan Tontonan Tuntunan
Program tersebut membahas seputar Ramadan seperti bagaimana orang berpuasa di negara lain, tips-tips berpuasa
Penulis: Dedy | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Selama Ramadan, sejumlah media massa baik lokal maupun nasional, media cetak, online maupun elektronik menampilkan program seputar Ramadan. Masing-masing media memberikan informasi yang menambah wawasan pemirsa tentang pengetahuan agama.
Namun kita juga melihat masih ada program bertema Ramadan, khususnya untuk televisi, belum bisa dikategorikan tayangan yang patut menjadi tuntunan.
Di Kalbar, TV Komunitas Mujahidin Madani (M2TV) menayangkan program seputara Ramadan. Beberapa program unggulan hadir setiap hari untuk pemirsa di Kota Pontianak dan sekitarnya.
Stasiun televisi yang didirikan sejak empat tahun lalu, tepatnya 15 Ramadan 1432 H mayoritas memberikan konten dakwah sebesar 70 persen. Tujuannya adalah agar menjadi tontonan yang menjadi tuntunan.
Pada bulan suci, dibanding hari biasanya Anda akan disajikan program yang menambah informasi seputar pernak pernik Ramadan. Satu diantara acara unggulan adalah program "Berbagi", yang ditayangkan mulai pukul 17.00 WIB. Dalam acara ini kru M2TV beserta Baznas mendatangi masyarakat kurang mampu. Kedatangan mereka memberikan bantuan paket Ramadan.
"Banyak paketnya, ada puluhan keluarga yang akan kita santuni. Setiap hari paling tidak kita tayangkan ada dua keluarga yang dikasih. Adapun penerima untuk warga Kota Pontianak dan sekitarnya seperti KKR. Untuk proses rekaman sendiri kita dilakukan sebelum Ramadan," ujar Faisal, pendiri sekaligus Direktur M2TV, Selasa (30/6/2015).
Selain itu tayangan langsung Salat Tarawih di Masjid Raya Mujahidin dari pukul 19.30 hingga 20.00. Setiap Minggu pagi dimulai pukul 03.00, penyiarnya adalah anak-anak dan orang dewasa.
"Penyiarnya Irham Hafizan dan Dwi Harfiana, mereka siaran mulai jam 03.00 WIB hingga mau mendekati sahur. Program tersebut membahas seputar Ramadan seperti bagaimana orang berpuasa di negara lain, tips-tips berpuasa dan seputar masalah Ramadan keseharian serta lainnya. Itu tanggapan (penonton) bagus sekali," paparnya.
Antusias masyarakat terlihat dari tanggapan melalui media sosial yang banyak diikuti oleh masyarakat hingga mencapai 900 anggota grup BlackBerry Messenger (BBM), SMS, LINE, dan facebook.
"Program favorit saya adalah Cerita Hikmah. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari cerita-cerita yang disajikan untuk diterapkan dalam keseharian. Selain itu juga bisa berbagi manfaat buat sesama," ujar Zainal Muttaqin, warga Jl Untung Surapati.
Lelaki berusia 23 tahun tersebut juga mengaku ada kegembiraan tersendiri di hatinya, karena telah hadir TV dakwah yang selama ini diidam-idamkan sebagai alternatif tontonan yang sekaligus menjadi tuntunan. Meski dia merasa program M2TV perlu terus dibenahi.
Arsi (26) ibu rumah tangga yang berdomisili di Sui Jawi mengatakan anaknya, Fallyza, menggemari program TV Mujahidin, satu diantaranya adalah Lantunan Adinda dan Klik Alquran. Fallyza sangat suka lagu anak-anak. Arsi bersyukur ada program tersebut, mengingat program acara televisi lain sangat sedikit mengajak anak bernyanyi sekaligus belajar agama. (ded/mg)