Nikahkan Anaknya, Sultan Pontianak Undang Raja se-Kalbar dan Luar Negeri
Kalau Jokowi mau datang di undang," ujarnya disambut senyum khasnya kepada awak media
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Keluarga besar Istana Kadriah Pontianak akan menggelar resepsi pernikahan akbar putra bungsu Sultan Syarif Abubakar Mahmud Alkadrie-Ratu Laila Perdana Agung yakni Syarif Febriansyah Alkadrie yang bergelar Pangeran Mas Perdana Agung Muda dengan Syarifah Riana Nita Alkadrie yang merupakan putri pasangan Syarif Usman Alkadrie-Utin Risnarti.
Kabar pernikahan akbar tersebut disampaikan Sultan beserta keluarga besarnya saat menggelar konferensi pers di Restoran Handayani, Rumah Adat Melayu, Jl Sutan Syahrir, Senin (8/6/2015) sekitar pukul 12.01 WIB
Kepada media, Sultan Syarif Abubakar Mahmud Alkadrie menjelaskan bahwa undangan unduh mantu yang telah disebarnya sekitar 300 undangan yang berasal dari Kerajaan Brunei Darussalam, Kerajaan Malaysia, Singapura, dan Raja-raja di seluruh kerajaan di Kalbar.
"Feri itu anak istri saya kedua, istri saya pertama ada enam anak, meninggal satu saat masih kecil, keguguran saat usia tujuh bulan. Jadi lima anak saya itu sudah berkeluarga semua," jelasnya.
Sultan juga menyampaikan, bahwa lima anak dari istri pertamanya ini, ia mendapatkan cucu sejumlah 14 orang cucu, dan dua orang cicit.
"Anak istri pertama empat perempuan dan satu laki-laki, yang terakhir ini (Febri) satu saja," katanya.
Sultan menambahkan urutan anak dari istri pertamanya, yakni Syf Amnah (Eveline), anak kedua Syf Salma panggilan Andrisia, kemudian Sy Mahmud (Putra Mahkota) panggilan Melvin, Syf Irawati panggilan Irine, Syf Syafitri panggilan Sherly dan anak dari istri keduanya Sy Muhammad Fasya dengan nama panggilan Febriansyah.
Febri ini bekerja di Bank Kalbar, kalau calon istrinya ini, Nita bekerja di BRI. Dalam candanya dengan media, Sultan mengatakan, jika Presiden RI Joko Widodo berkenan hadir, tak dipungkirinya undangan akan disampaikan ke Istana Kepresidenan RI.
"Kalau Jokowi mau datang di undang," ujarnya disambut senyum khasnya kepada awak media.
Juru bicara keluarga Kesultanan Pontianak, Syf Nur'aini Adeni Al Mutahar mengatakan, bahwa akad nikah dijadwalkan pada Minggu (14/6/2015) pukul 09.00 WIB di kediaman mempelai perempuan di Jl Untung Suropati No C3 Pontianak.
"Apapun yang akan kita laksanakan, tentulah ajaran agama Islam yang kita jadikan pedoman, makanya di dalam prosesi adat dan budaya itu tumbuh dari kebiasaan, namun di sini kebiasaan baiklah yang kita jadikan pedoman," katanya.
Syf Nur'aini menuturkan, untuk resepsi pernikahan akan berlangsung pada Minggu (14/6/2015) pukul 15.00 hingga 19.00 WIB di Balairungsari Rumah Adat Melayu, Jl Sutan Syahrir Pontianak.
Sementara prosesi adat istiadat Kesultanan Pontianak, dijadwalkan akan dimulai pada Jumat (12/6/2015) pukul 01.00 WIB
"Malam puncaknya di acara buang-buang pada Jumat Malam, Minggu pagi arak-arakan dari Keraton ke Jl Untung Suropati," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sultan-pontianak-konpers_20150608_214340.jpg)