Tribun On Focus

Bupati Jangan Takut Kalah Populer

Saya berharap Bupati jangan takut kalah populer karena bila desa maju itu karena Kepala Desanya bukan karena Bupatinya.

Penulis: Nina Soraya | Editor: Mirna Tribun
TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA
DISKUSI - Peneliti Institute For Research and Empowerment (IRB) Jogja (kiri), Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid (dua dari kiri) dan wakil bupati Kubu Raya, Hermanus (dua dari kanan), saat hadir sebagai pembicara dalam diskusi tribun on focus membahas tentang satu tahun UU Desa, di kantor Tribun Pontianak, Rabu (13/5/2015). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,KUBU RAYA - Kepala Desa Parit Baru Kabupaten Kubu Raya, Musa A Hamid, berharap kewenangan desa segera dipaparkan secara jelas tujuannya untuk membantu desa mempercepat pembangunan desa.

"Kita memang sedang menunggu BPMPD ini menetapkan kewenangan desa itu apa saja. Saya berharap Bupati jangan takut kalah populer karena bila desa maju itu karena Kepala Desanya bukan karena Bupatinya. jadi kewenangan kita apa saja belum diberikan," kata Musa saat mengikuti Tribun on Focus dengan tema Satu Tahun UU Desa: Kendala dan Tantangan Percepatan Pembangunan Desa di Kalbar, Rabu (13/5/2015).

Dia memastikan Desa Parit Baru KKR sangat siap dengan pemberlakuan UU Desa. Hanya saja, Musa mengkritik prosedur pencairan dana desa yang terlalu panjang birokrasinya.

"Kita berharap ini bisa satu atap saja agar cepat pencairannya. Karena kasihan desa yang terlalu jauh jaraknya seperti di Batu Ampar dan lainnya, Sekdes sampai harus menginap seminggu di sini hanya untuk mengurus ini," katanya.

Menurutnya birokrasi yang panjang tentu punya niat baik pemerintah yaitu untuk memprotek dana desa ini.

" Tapi kita tetap berharap birokrasi dipangkas," ujarnya.

Ikuti perkembangan beritanya di topikTribun On Focus

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved