Berita Video
Tatung Ini Tak Sadar Saat Membakar Diri dan Duduk di Atas Senjata Tajam
Ragam aksi mereka pertontonkan kepada masyarakat, mulai dari duduk diatas senjata tajam ataupun menusuk pipi mereka dengan benda tajam.
Penulis: Novi Saputra | Editor: Arief
Laporan Reporter Video Tribun Pontianak, Novi Saputra
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Ratusan tatung Kota Singkawang, Kalimantan Barat, mulai unjuk aksi pada Rabu (4/3/2015). Mereka melakukan ritual yang dikenal dengan bersih jalan, ritual ini dilakukan sebelum pelaksanaan puncak Cap Go Meh yang jatuh pada Kamis (5/3/2015), atau 15 hari selepas hari Imlek.
Ragam aksi mereka pertontonkan kepada masyarakat, mulai dari duduk diatas senjata tajam ataupun menusuk pipi mereka dengan benda tajam.
Satu diantara Tatung, Abo Gunawan menuturkan menjadi Tatung adalah panggilan kewajiban. selain dia ada tiga dari tujuh anaknya yang turut menjadi tatung."Anak saya yang sulung dia cewek, juga jadi tatung," kata Abo yang telah menjadi tatung sejak 26 tahun silam ini.
Abo merupakan satu dari lebih dari 500 tatung yang memeriahkan event Cap Go Meh 2015 di Singkawang. Ia berharap ke depan baik panitia maupun pemerintah lebih memperhatikan uang kesejahteraan untuk tatung.
"Dulu biaya yang diberikan kepada kita Rp 3 juta sekarang hanya Rp 1,5 juta, sementara satu tatung setidaknya butuh enam orang tukang tandu, satu penandu kita bayar Rp 300 ribu,"katanya
Kata Abo atraksi yang ia pertunjukkan berupa berdiri atau duduk di atas senjata tajam. Ia juga acapkali membakar diri."Kita tak sadar, kalau saya dimasuki roh Pak Kung," katanya.
Ingin melihat video menarik lainnya, buka di topik: Berita Video