Pelabuhan Laut Sui Kunyit

Harga Barang Lebih Murah

pelabuhan di Pontianak itu sudah tidak layak. Sebab kapal-kapal besar tidak bisa bersandar, karena tempat pelabuhan tersebut bukan di laut.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Stefanus Akim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura (FE Untan) Eddy Suratman mengatakan Presiden RI Joko Widodo sedang membahas rancangan pembangunan pelabuhan laut di Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalbar.

Proyek yang ditargetkan akan mulai dibangun pada tahun 2015-2019 itu akan dibahas oleh pemerintah pada 18 Desember 2014.

"Masalah rencana pembangunan pelabuhan laut di Kalbar sudah dari dulu dibicarakan. Namun hingga kini belum terealisasikan. Karena itu kita mengapresiasi rencana pembangunan pelabuhan laut di Kalbar tersebut," kata Eddy Suratman, Selasa (16/12/2014).

Mudah-mudah, kata Eddy Suratman, tahun 2015 bisa terwujud realisasi pembangun pelabuhan laut di Kalbar. Karena, keberadaan pelabuhan laut sudah lama dirindukan masyarakat Kalbar.

Tentunya untuk pembangunan pelabuhan laut tersebut, harus dilakukan pengecekan kedalaman lautnya. Sehingga kapal-kapal besar bisa masuk bersandar di pelabuhan tersebut. Maka semua kapal bisa melakukan operasi di pelabuhan nantinya, baik kapal pengangkut jasa barang, dan lainnya.

"Kalau dilihat pelabuhan di Pontianak itu sudah tidak layak. Sebab kapal-kapal besar tidak bisa bersandar, karena tempat pelabuhan tersebut bukan di laut. Sehingga dangkal, membuat kapal besar tidak bisa bersandar," katanya.

Dengan adanya rencana pembangunan pelabuhan laut di Kalbar ini, tentunya semua kapal bisa bersandar.

Manfaat pelabuhan laut nanti sangat besar untuk Kalbar. Pertama biaya angkutan barang bisa menjadi murah. Maka harga barang akan menjadi murah. Selama ini, biaya angkutan tersebut sangat mahal, sehingga harga barang juga ikut mahal. Karena, disebabkan kapal-kapal besar tidak bisa bersandar atau masuk ke pelabuhan Pontianak.

Kemudian  juga akan membuka lapangan kerja atau tenaga kerja yang cukup banyak di pelabuhan laut di Kalbar tersebut. Juga akan mengurangi kepadatan kendaraan di Kota Pontianak. Sebab selama ini, selalu terfokus di pelabuhan Pontianak. Maka kepadatan kendaraan terjadi.

Kalau sudah ada pelabuhan di tempat lain maka, dipastikan perkembangan ekonomi akan memisah. Sehingga Kota Pontianak bisa menjadi kota pedagangan tingkat internasional. Tidak kalah penting adalah perekonomian masyarakat Kalbar akan tumbuh drastis.

Selain itu juga Kalbar bisa melakukan ekspor-impor dengan sendirinya. Tidak ada lagi terpengaruh dengan pelabuhan yang lain. Otomatis akan menambah income Kalbar. Pastinya sangat banyak manfaat adanya pelabuhan perekonomian di Kalbar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved