Ustaz Otang Semarakan Pengajian Majelis Ta'lim Jabal Nur

ILMU sangat berguna, karena Ilmu adalah titipan dari Allah SWT. Maka, kalau tidak punya ilmu tidak mungkin seseorang menjadi pejabat.

Tayang:
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Stefanus Akim

Oleh: Ustaz Shodiqun
Pengasuh Makjelis Taklim Jabal Nur

ILMU sangat berguna, karena Ilmu adalah titipan dari Allah SWT. Maka, kalau tidak punya ilmu tidak mungkin seseorang menjadi pejabat. Tapi pemilik jabatan, pangkat dan harta jangan berlaku sombong.

Pernyataan yang dituturkan Ustaz Otang Purnawan dalam tausiyahnya pada pengajian Majelis Taklim Jabal Nur di Masjid Nurul Hasanah Riam Panjang Kec Ngabang pada Minggu (30/11) lalu.

Ada yang menarik dalam penyampaikan tausiah dalam pengajian  dengan peserta ibu-ibu pengajian itu, tiga ustad atau Trio ustad  langsung tampil menyampaikan tausiah secara bergantian dengan gayanya masing-masing yang penuh humor.

Mereka yakni ustaz Otang Purnawan, Sholeh dan Makruf jebolan dari Pondok Pesantren Miftahul Huda di Jawa Barat.

Ia mengatakan jadikan anak yang soleh dan soleha dengan memasukan anak ke pesanten untuk menuntut ilmu agama. Memasukan anak ke tempat pengajian dan lembaga agama untuk bekal menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju dan modern saat ini.

Pengajian bulanan  itu ikuti ratusan dari ibu-ibu majelis Taklim Jabal Nur Desa Mungguk yang secara bergiliran keliling masjid dan surau yang ada di daerah setempat. Majelis taklim Jabal Nur  dengan pengasuh Akhmad Fauzi dan Ustad Shodiqun itu menjadikan pengembangan sumber daya manusia di bidang ilmu agama.

Pengasuh Majelis Taklim Jabal Nur, Shodiqun, mengatakan pihaknya hanya membina majelis taklim, sedangkan untuk pengajian dijadwalkan setiap bulan sekali dengan menghadirkan para ustaz atau penceramah.

Sementara Akhmad Fauzi mengatakan, pihaknya terus mempunyai niat membangun komunikasi dan silaturahmi dengan  para ustad sehingga banyak kenal dengan ustad lainnya khususnya dari alumi Miftahul Huda yang banyak di Kalbar khususnya di Kabupaten Landak ini.

Insya Allah kami akan terus komunikasi dengan majelis taklim untuk bidang keagamaan. Bahkan di Ngabang secara tiga tahun berturut, di Desa Hilir Tengah sukses peringatan perayaan Tahun Baru Islam dengan acara yang besar setingkal kabupaten.

Pada kesempatan yang sama Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida) Koordinator Wilayah Kalimantan Barat  dikukuhkan di masjid Nurul Hasanah Riam Panjang Kec Ngabang

Miftahul Huda sebuah Yayasan dan Pondok Pesantren  di Kabupaten Tasik Provinsi Jawa Barat, tapi jebolan atau alumni sudah menyebar di seluruh Indonesia salah satunya di Kalbar.

Pembina Hamida Kalbar Ustaz Otang Purnawan disela memberikan pengarahan mengatakan untuk Kalbar baru bisa terbentuk ikatan Hamida yang dipusatkan Kabupaten Landak persisnya di Dusun Riam Panjang, Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang.

Menurutnya, Korwil Hamida Kalbar kedepan akan membentuk Hamida di tingkat kabupaten hingga kecamatan yang ada di Kalbar. Secara perijinan organisasi akan disampaikan kepada pemerintah dan instansi terkait lainnya.

Ia menegaskan, Hamida bukan hanya milik santri Miftahul Huda, tapi milik umat Muslim semua. Hamida Bukan organisasi yang berbau politik dan bukan organisasi yang dilarang pemerintah. Organisasi ini membantu pemerintah dalam mengembangkan sumber daya manusia khususnya ukhuwah Islamiyah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved