Gencatan Senjata di Ukraina Memakan Korban 13 Orang Setiap Harinya

Sekitar 13 orang tewas setiap hari di Ukraina timur sejak gencatan senjata 5 September berlaku, kata omisaris hak asasi manusia PBB.

Editor: Mirna Tribun

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,UKRAINA - Sekitar 13 orang tewas setiap hari di Ukraina timur sejak gencatan senjata 5 September berlaku, kata omisaris hak asasi manusia PBB.

Dalam delapan minggu sejak gencatan senjata rapuh diterapkan, PBB mengatakan 957 orang terbunuh sementara kedua pihak terus melakukan pelanggaran.

Laporan PBB menyebutkan kegagalan total hukum dan keteraturan di daerah Donetsk dan Luhansk yang dikuasai pemberontak.
Dokumen ini juga menggarisbawahi dugaan kuat pelanggaran yang dilakukan pasukan pemerintah.

Konflik terjadi di Ukraina timur April lalu ketika pemerintah di Kiev meluncurkan operasi menguasai kembali daerah yang direnggut pemberontak pendukung Rusia.

Kelompok separatis menguasai gedung pemerintah, setelah Rusia bereaksi terhadap langkah yang sama oleh pemberontak di Krimea dengan menganeksasi semenanjung.

Sebagai bagian dari gencatan senjata yang ditandatangani di ibu kota Belarusia, Minsk, pengawas dari badan keamanan Eropa (OSCE) dijadwalkan melakukan monitor terhadap wilayah timur dan perbatasan dengan Rusia.

Para pengawas mengeluh karena mereka ditembaki tentara berseragam yang beroperasi di dekat daerah pemerintah pada hari Rabu.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved