Selama Tahun 2014 Kebakaran Lahan di Sanggau 42 Kasus
Itu kita takutnya sengaja dibakar sendiri, dan dijaga, tapi kalau sudah tak tertangani biasanya minta bantu
Penulis: Haryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kasubid Pengendalian Kebakaran Badan Lingkungan Hidup dan Pemadam Kebakaran (Dalkar BLHKPK) Sanggau, Bambang Hariyoseno mengakui selama ini penanganan kebakaran lahan selalu dilakukan. Ia mengakui penanganan itu selalu dilakukan jika ada yang melapor atau diketahui pihaknya.
"Untuk memantau titik api itu memang di Hutbun. Kalau penanganan kita selama ini kalau ada laporan (kebakaran lahan) pasti kita tangani," ujarnya, kepada Rabu (30/7/2014).
Bambang mengaku khawatir titik api itu dihasilkan sengaja dibakar oleh pemilik lahan. Karena, bisa ditangani sendiri maka pembakaran lahan itu dibiarkan.
"Itu kita takutnya sengaja dibakar sendiri, dan dijaga, tapi kalau sudah tak tertangani biasanya minta bantu," jelasnya.
Tahun 2014 ini meningkat drastis. Hingga 30 Juli, kebakaran sudah mencapai 42 kasus. "Untuk kebakaran lahan sampai sekarang saja sudah sebanyak 29 kasus," ujarnya.