Ramadan 2014
Mengapa Ahok Tak Mau Didampingi Pejabat DKI Selama Safari Ramadan?
Menurut Ahok, alih-alih mendampinginya bersafari ramadan, mereka lebih baik menjamu para warga yang ada di sekitar rumahnya masing-masing.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama membeberkan alasannya mengapa lebih memilih melakukan safari ramadan tanpa didampingi pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ahok berpendapat, alangkah baiknya apabila para pejabat itu melakukan buka puasa dengan keluarganya masing-masing di rumah.
"Kasihan. Masak bulan Ramadan tidak pernah buka dengan keluarga? Mungkin dia punya orangtua yang mau dikunjungi. Asisten juga tidak usah. Camat, lurah, wali kota sudah lah," katanya di Balaikota Jakarta, Selasa (1/7/2014).
Menurut Ahok, alih-alih mendampinginya bersafari ramadan, mereka lebih baik menjamu para warga yang ada di sekitar rumahnya masing-masing.
"Di rumah ajalah, atau di masjid terdekat. Jadi sebulan sekali jamu orang sekitarnya kan boleh. Ngapain ikut saya?" imbuhnya.
Rencananya, dalam safari ramadan ini, Ahok akan berkeliling masjid untuk berbuka bersama warga selama sepuluh kali. Ia juga dijadwalkan melakukan buka puasa bersama aparat pemerintahan Pemprov DKI di wilayah kota dan kabupaten selama lima kali.
Safari Ramadan itu akan dimulai pada Rabu besok di Masjid At Taqwa Kapuk Muara 01/04, Penjaringan, Jakarta Utara.