Pemancangan Tiang Mall of Borneo di Kalbar
Gubernur menilai masuknya investor yang berinvestasi di KKR akan mempercepat perkembangan ekonomi masyarakat KKR khususnya, dan Kalbar pada umumnya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Gubernur Kalbar, Cornelis, menyambut baik hadirnya Mall of Borneo di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya (KKR). Namun, ia mengingatkan agar kehadiran pusat perbelanjaan modern, tidak sampai mematikan aktivitas pasar tradisional.
Cornelis mengatakan tak hanya pasar modern yang maju, namun pasar tradisional juga. "Tentunya, itu tugas Bupati Kubu Raya, bagaimana pasar modern dan tradisional bisa sama-sama maju," kata Cornelis saat pemancangan tiang pertama Mall of Borneo di Jl Ahmad Yani II Pontianak, Jumat (30/5/2014) pagi.
Gubernur menilai masuknya investor yang berinvestasi di KKR akan mempercepat perkembangan perekonomian masyarakat KKR khususnya, dan Kalbar pada umumnya. Sebab, mampu menyerap tenaga kerja, menambah pendapatan daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Namun, ia mengimbau agar investor mengurus segala perizinan yang harus dipenuhi. Jika ada yang belum selesai, maka segera melengkapinya. Gubernur juga mengingatkan pengelola Mall of Borneo, memperhatikan ketinggian bangunan mengingat KKR berada di jalur penerbangan. "Pihak mal tanya langsung ke Dinas Perhubungan bagaimana mengurusnya. Jangan lupa juga perhatikan Amdal bangunannya," ujarnya.
Bupati KKR, Rusman Ali, menuturkan tidak ada masalah dengan Amdal Mall of Borneo karena sudah ada tim khusus yang mengurusnya. Untuk perizinan, pihaknya berkomitmen tidak akan mempersulit investor yang masuk ke KKR. Dengan catatan, sesuai dengan prosedur yang ada di KKR. "Pastinya akan kita mudahkan kepada investor yang mau menanamkan investasi di Kubu Raya," kata Rusman Ali.
Tak semata perizinan, Rusman juga memastikan, Pemkab mejamin keamanan dan kepastian hukum untuk mereka yang berinvestasi di daerahnya. Ia berharap Mall of Borneo segera berdiri. Sebab akan memudahkan warga KKR membeli barang dan sebagainya.
Selain itu, sebagai tempat wisata di Kubu Raya. "Sudah ada maal, warga tidak harus belanja dan wisata ke Kota Pontianak. Cukup di Kubu Raya sudah ada. Kita harap pembangunan Mall of Borneo bisa cepat terbangun," imbuhnya.
Rusman menegaskan kehadiran Mall of Borneo, sesuai dengan janjinya saat Pemilukada KKR lalu, di mana akan mendatangkan investor untuk membangun mal di KKR. "Alhamdulillah. Janji saya telah terwujud untuk membangunkan mall di Kubu Raya. Tentunya, saya minta kepada manajemen Mall Of Borneo nanti, agar 80 persen tenaga kerjanya harus warga lokal dari Kubu Raya," pintanya. (Tribun Pontianak Cetak)
Edisi Lengkapnya ada di Harian Tribun Pontianak cetak edisi Sabtu (31/5/2014)