Dompet Ummat Gelar Seleksi Beasiswa SMART Ekselensia Indonesia.

SMART Ekselensia bertujuan menjadi sekolah model untuk anak berprestasi dari seluruh Indonesia.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dompet Ummat (DU) kembali menggelar seleksi beasiswa SMART Ekselensia Indonesia. SMART Ekselensia Indonesia merupakan sekolah bebas biaya, unggulan, dan berprestasi pertama di Indonesia.

Sekolah ini adalah salah satu jejaring Dompet Dhuafa. SMART Ekselensia bertujuan menjadi sekolah model untuk anak berprestasi dari seluruh Indonesia. Sekolah ini adalah sekolah menengah akselerasi setingkat SMP dan SMA dan dikhususkan bagi siwa yang memiliki potensi amat baik, namun memiliki keterbatsan finasial.

Sahrul GM TANDU Dompet Ummat menuturkan seleksi beasiswa SMART Ekselensia Indonesia ke sekolah-sekolah tingkat SD sederajat. Sejak tanggal 01 November 2013 - 13 Januari 2014 pihaknya telah menyebarkan 500 surat pemberitahuan pembukaan seleksi Nasional Beasiswa Smart Ekselensia Indonesia yang telah mendapatkan surat rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak ke sekolah-sekolah di Kota Pontianak, dan menyebarkan informasi ini ke sekolah-sekolah di Kubu Raya, Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Sambas

"Kita juga melakukan upaya mempercepat proses penyampaian informasi kepada orang tua murid. Pihaknya bersama dengan relawan langsung bertemu dengan orang tua murid. setelah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan wali kelas khususnya wali murid kelas enam sekolah dasar," ujarnya

Ia menuturkan Tim DU juga langsung menanyakan tentang potensi siswa dan kondisi keluarga, karena program Smart diperuntukkan bagi siswa yang kurang mampu.

Pada batas akhir pengumpulan berkas administrasi, data siswa yang masuk sebanyak 150 data. Dari 150 data tersebut hanya 16 orang yang bersedia mengikuti seleksi tertulis. Tes tertulis dilaksanakan pada tanggal 16 februari 2014, dan siswa yang hadir hanya 10 orang. Dari sepuluh orang , hanya Sembilan orang yang lulus untuk mengikuti tahapan selanjutnya yaitu tes Phisycotes.

"Dari 150 data siswa yang diberikan dari pihak sekolah hanya 16 siswa yang bersedia mengikuti seleksi ini, banyak kendala yang dihadapi Dompet Ummat dalam proses seleksi ini dan kendala utama yang menyebabkan sedikitnya peserta seleksi yakni keengganan orang tua untuk melepas anaknya melanjutkan sekolah ke Bogor dimana SMART ekselensia berada", ujarnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved