Kebakaran di Pontianak Timur
BREAKING NEWS: Kartini Tak Bisa Selamatkan Barang
Setelah pulang mencoblos, kami sekeluarga makan bakso rudal di Sseruni, sekira pukul 13.00 WIB.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua RT 02/RW 02 Madin (47) saat itu sedang di TPS melakukan penghitungan suara. Ia mengakui belum mengatahui pasti penyebab kebakaran.
"Hanya mendapat informasi dari warganya, siang itu saya sedang berada di TPS. Saya panitia panitia di TPS," terangnya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (9/4/2014).
Pemilik rumah, Kartini menceritakan, siang hari itu dirinya pergi mencoblos, dan rumah ditinggal kosong.
"Setelah pulang mencoblos, kami sekeluarga makan bakso rudal di Sseruni, sekira pukul 13.00 WIB. Sejam kemudian kami selesai makan lalu mau pulang. Tiba - tiba ditelefon oleh keluarga kalau rumah di Tanjung Hilir kebakaran," jelasnya.
Dirinya mengakui bahwa rumah dalam keadaan kosong, barang - barang tidak ada yang bisa diselamatkan.