Terima Banyak Aduan, Dinas P3K Minta Petani Siapkan Sumur di Sawah
Kita banyak menerima laporan dari para petani atas kemarau yang melanda saat ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Pontianak menerima banyak pengaduan para petani terkait musim kemarau yang melanda dalam beberapa bulan ini. Terutama bagi petani padi yang banyak mengalami kerugian akibat panennya gagal akibat kemaru melanda.
Kabid Pertanian, Dinas P3K Kabupaten Pontianak, Agus Sukmadi mengatakan untuk masa kemarau tahun ini petani banyak mengalami kerugian. Pasalnya, akibat kurangnya air yang tanaman padi tersebut akan mengalami penurunan kualitas panennya. Baik saat akan berbuah maupun sedang tumbuh.
"Kita banyak menerima laporan dari para petani atas kemarau yang melanda saat ini. Mereka mengeluhkan padinya tidak bisa tumbuh dengan baik akibat air yang kurang. Padi yang sudah tumbuh ketika kekurangan air akan tidak baik. Sekalipun sudah besar dan sudah mulai berbuah akan kurang juga jika kondisinya tanahnya sudah mengering," ujarnya, kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (6/3/2014)
Untuk masalah itu, pihaknya masih belum bisa berbuat banyak, hanya bisa memberikan arahan kepada para petani tentang upaya penanggulanganan masalah padi yang terjadi. Kemarau saat ini, tidak hanya berimbas pada tanaman padi saja, untuk tanaman lainnya juga berpengaruh. Namun yang sangat berpengaruh itu pada tanaman padi.
"Sebenarnya dalam kondisi kemarau saat ini tidak hanya padi saja yang bermasalah untuk tanaman lainnya juga bermasalah. Tapi untuk saat ini hanya tertuju pada tanaman padi saja. Banyak petani yang mengeluh akibat kemarau yang terjadi," ungkapnya.