Nanda Tewas di Kamar Hotel
BREAKING NEWS: Ada Tanda Kekerasan di Pelipis dan Tempurung Kepala
Kekerasan benda tumpul pada bagian tubuh korban, banyak kemungkinan yang bisa digunakan orang yang diduga pelaku tindak kekerasan tersebut
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kanit Unit II (Ekonomi) Iptu Kemas M.S Arifin, menjelaskan dari hasil auttopsi di tubuh
Ramlah (19) alias Nanda, yang meninggal secara tak wajar di dalam kamar hotel di Jalan Pahlawan, Kamis (30/1/2014) lalu terkuak, adanya tanda-tanda tindak kekerasan.
Menurutnya di pelipis mata sebelah kanan dan tempurung kepala di tulang dada korban ada tanda kekerasan yang sama yaitu adanya tanda-tanda kekerasan.
"Kekerasan benda tumpul pada bagian tubuh korban, banyak kemungkinan yang bisa digunakan orang yang diduga pelaku tindak kekerasan tersebut," katanya, kepada wartawan, Selasa (18/2/2014).
Menurutnya alat yang digunakan untuk pelaku bisa saja dimungkinkan adanya benda keras atau benda tumpul atau tangan kosong. "Ini masih dugaan dan dilakukan penyelidikan dan yang jelas korban meninggal bukan karena sakit, melainkan karena tindak kekerasan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan jajaran Polresta Pontianak bersama tim Identifikasi serta forensik Dokter Rumah Sakit Anton Soedjarwo Polda Kalbar terhadap jasad Ramlah (19) alias Nanda yang meninggal secara tidak wajar di dalam kamar hotel jalan Pahlawan Pontianak Selatan beberapa waktu lalu dinyatakan, korban tewas akibat dibunuh.