Damai Natal 2013
Kebaktian Natal Gunakan Bahasa Indonesia, Belanda, dan Inggris
Ini pertama kali saya ibadah dengan bahasa Belanda. Awalnya enggak tahu juga, tapi lumayan ngerti-lah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Tiga bahasa digunakan dalam kebaktian Natal di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel, Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2013). Ketiga bahasa itu adalah bahasa Indonesia, Belanda, dan Inggris.
Kebaktian dalam bahasa Indonesia telah digelar pada pukul 08.00 pagi tadi, dilanjutkan pukul 11.00 dengan kebaktian dalam bahasa Belanda, dan kebaktian berbahasa Inggris pada pukul 17.00 WIB.
Pada kebaktian kedua pukul 11.00 yang menggunakan bahasa Belanda, puluhan jemaat terlihat khidmat dalam menjalani proses ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Purboyo W Susilaradeya.
"Ini pertama kali saya ibadah dengan bahasa Belanda. Awalnya enggak tahu juga, tapi lumayan ngerti-lah, soalnya oma (nenek) waktu kecil mengajarkan saya bahasa Belanda," ujar Carla kepadaKompas.com.
Tema dalam khotbah kebaktian tentang keteladanan Kristus melalui Natal yang membawa sukacita dalam arti membawa pembaruan buat negeri.
Ibadah Natal di GPIB Immanuel Jakarta Pusat dijaga 172 anggota Polri, 24 anggota TNI AD, dan 24 anggota Satpol PP. Petugas dari PMI juga diturunkan sebanyak tiga tim, yang masing-masing terdiri dari tiga orang.
Pantauan Kompas.com, terlihat satu mobil Gegana yang terparkir dekat GPIB Immanuel. Ratusan jemaat terlihat khidmat menjalani proses ibadah.