Bayern Juara Dunia Antarklub, Rekor Lima Gelar Selama 2013

The Bavarians sukses mencatatkan gelar kelima dalam setahun, sebelumnya jawara di Bundesliga 1, DFB-Pokal, Liga Champions, dan Piala Super Jerman.

Editor: Andi Asmadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MARAKAS - Bayern Muenchen sukses menyapu bersih trofi di 2013. Gelar kelima didapat setelah mengalahkan perwakilan tuan rumah, Raja Casablanca, lewat skor 2-0 di Marrakech Stadium, Maroko, pada ajang Piala Dunia Antarklub 2013, Minggu (22/12/2013) dini hari WIB.

The Bavarians benar-benar menunjukkan keperkasaannya saat laga baru berlangsung tujuh menit. Berawal dari sepakan penjuru Xherdan Shaqiri, bola menuju Jerome Boateng yang diselesaikan Dante Bonfim.

Berselang dua menit, Thiago Alcantara jadi mimpi buruk kedua bagi jawara Liga Maroko. Umpan Alaba dieksekusi dengan apik oleh mantan pemain Barcelona.

Hingga wasit Sandro Meira Ricci menutup jalannya laga, skor 2-0 masih tetap bertahan untuk kemenangan Bayern.

Bayern tampil dominan dengan 10 tembakan dan 6 on goal tak mampu lagi mencetak gol tambahan. Sementara itu Raja juga cukup merepotkan Bayern dengan tujuh tembakan dan dua on goal.

The Bavarians sukses mencatatkan gelar kelima dalam setahun, setelah jadi jawara di Bundesliga 1, DFB-Pokal, Liga Champions, dan Piala Super Jerman.

Pep Guardiola menyamai pencapaian Sir Alex Ferguson dan Carlos Bianchi, yang merebut delapan gelar turnamen internasional. Dan, ini adalah gelar keduanya sejak melatih FC Hollywood musim panas lalu.

Di perebutan tempat ketiga, Atletico Mineiro berhasil mengalahkan Guangzhou Evergrande dengan skor 3-2.

Jalannya Pertandingan

Gol pembuka Bayern diciptakan Dante saat laga baru berjalan tujuh menit. Pemain asal Brasil tersebut berhasil menjarigkan bola setelah menerima si kulit bulat dari Jerome Boateng. 

Berselang 15 menit, giliran Thiago Alcantara yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol berawal dari aksi David Alaba yang berhasil menembus kotak penalti lawan dan melepaskan umpan tarik. 

Alcantara langsung menyongsong bola dengan sepakan keras yang membuat si kulit bulat bersarang ke sisi kanan gawang Raja Casblanca. 

Setelah itu, Bayern terlihat kesulitan mencetak gol meskipun menguasai permainan dan memiliki sejumlah peluang. 

Pelatih Bayern, Josep Guardiola, berusaha mengatasi kebuntuan timnya dengan memasukkan Javi Martinez dan Mario Mandzukic pada pertengahan babak kedua. Namun, hadirnya kedua pemain tersebut tak memberikan dampak. 

Pep akhirnya memiliki memasukkan pemain ketiga yakni Mario Goetze pada menit ke-80. Saat usahanya belum membuahkan hasil, Bayern nyaris kebobolan oleh tembakan Moutaouali pada menit ke-84, Beruntung, Neuer masih sigap menepis bola. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved