Heboh Pencurian Mayat
Pencuri Mayat di Cilacap Dibekuk, Motifnya Belajar Ilmu Hitam
Polisi menemukan sejumlah barang bukti di kediaman Resi, seperti kain kafan, tulang-belulang, batu nisan, serta tumpukan batu.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, CILACAP - Kasus pencurian mayat di makam Cilacap akhirnya terkuak. Pelakunya sudah ditangkap oleh jajaran Polres Cilacap. Namanya Resi alias Pamungkas, pemuda berusia 26 tahun yang bekerja sebagai tenaga serabutan.
Kapolres Cilacap, AKBP Andry Triaspoetra, kepada wartawan di Cilacap, Minggu (15/12/2013), mengatakan, motif sementara yang terungkap adalah Resi sedang mempelajari ilmu hitam.
Resi dibekuk Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB di kediamannya yang sudah digusur. Resi tinggal di rumah gubuk yang berdiri di atas tanah negara. Akibatnya, petugas menggusur tempat tinggal Resi dan beberapa warga lainnya yang tak jauh dari rel kereta.
Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti di kediaman Resi. Barang bukti itu antara lain kain kafan, tulang-belulang, batu nisan, serta tumpukan-tumpukan batu.
"Ada tulang iga, tangan, hasta, kaki, paha, serta tulang pinggul. Kami perlu keterangan dokter untuk menjelaskan bagian-bagian tubuh ini," beber Kapolres.
Sebelumnya, Cilacap heboh dengan kasus pembongkaran tiga makam. Dari tiga makam itu, ada dua makam yang jenazahnya dicuri Resi. Keduanya jenazah milik Endah Setyowati (24) dan seorang bayi kembar yang lahir prematur, Yuliana.