Sharing Alam Liar dengan Komunitas Foto
Kurang lebih satu jam setengah, tim berbagi cerita tentang pengalamannya dunia alam liar dan fotografi
Penulis: Ali Anshori | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Petrus Kanisius | Yayasan Palung
SELASA malam, 30/7/2013, bertempat di Yayasan Palung, Tim Laman berkesempatan untuk hadir dan berbagi cerita tentang Alam Liar kepada komunitas fotografi di Ketapang. Tim Laman merupakan salah seorang yang memiliki keahlian dalam dunia fotografi khususnya foto-foto satwa di dunia. Kisah alam liar Liar terkait bagaimana pengalaman sang fotografer berkisah memotret burung surga.
Kurang lebih satu jam setengah, tim berbagi cerita tentang pengalamannya dunia alam liar dan fotografi, Tim banyak berkisah tentang pengalaman-pengalamannya yang menarik saat memotret dunia satwa di alam liar di beberapa Negara di Dunia.
Dalam persentasinya, tim bercerita saat pertama kali memulai menekuni dunia foto, saat dia bersama istrinya Cheryll Knott meneliti atau mellakukan penelitian dan mendokumentasikan tentang Orangutan di Gunung Palung pada tahun 1987.
Namun saat ini Tim Laman tidak lagi focus pada orangutan tetapi pada burung-burung Cendrawasih di daerah Papua, dimulai sejak tahun 2004 sampai saat ini. Tim juga bercerita dan memutar video tentang bagaimana pengambilan gambar dari pemotretan burung-burung cendrawasih.
Dalam persentasinya Tim Laman mendapat sambutan baik dari para komunitas foto di Ketapang, tidak kurang 60 peserta hadir mendengarkan persentasi dari perjalanan Tim Laman berkeliling dunia hanya untuk mendapatkan obyek foto misalnya saja foto burung cendrawasih. Satu hal yang menarik dari cerita Tim tentang Burung Cendrawasih, menurutnya, burung Cendrawasih adalah burung surga (the bird of paradise-red). Sangat beralasan menurutnya menyebut burung cendrawasih sebagai burung surga.
Pertama, burung cendrawasih merupakan burung yang hanya terdapat di daerah Papua (di Daerah Pak-Pak, Raja Ampat), Maluku, Papua Nuegini dan beberapa tempat lain seperti di Australia, sedangkan di daerah lain tidak ada burung cendrawasih, tutur Tim.
Pada kesempatan shering berbagi cerita dari Tim Laman, yang dimulai sejak pukul 07.30 wib tersebut di hadiri peserta, antara lain staf Yayayasan Palung dari Kayong Photographer community, Komunitas Aok am, BSYOK, KBK, RK.TAJAM, Sispala Genta SMK 1 Ketapang, FFI dan Mahasiswa fakultas kehutanan UNTAN. Kegiatan tersebut diadakan secara gratis dan mendapat sambutan baik dari para peserta yang hadir.