Ramadan 1434 H
Imran Berharap Malam Lailatul Qadar
Pada malam tersebut banyak umat Islam melakukan itikaf demi mendapatkannya.
Penulis: Subandi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Malam Lailatul Qadar, malam kemuliaan yang ditetapkan Allah bagi umat Islam. Setiap umat muslim yang beramal kebaikan dilipatgandakan pahalanya 1000 kali lipat. Datangnya Malam Lailatul Qadar terjadi sepuluh malam terakhir setiap Bulan Ramadan.
Pada malam tersebut banyak umat Islam melakukan itikaf demi mendapatkannya. I'tikaf ialah berdiam diri di masjid dan melakukan ibadah-ibadah baik wajib maupun sunah sesuai niat masing- masing.
"Kita melakukan itikaf di sini pasti semuanya berharap mendapat malam lailatul qadar. Sebab malam lailatul qadar merupakan malam penuh kemuliaan dan terbaik dari seribu bulan," terang Imran Ramadan (21) warga Jl Sungai Raya Dalam kepada Tribunpontianak.co.id, Selasa (30/7/2013).
Imran mengaku pada tahun-tahun sebelumnya juag sudah melakukan i'tikap bahkan bersama teman-temannya. Saat i'tikap ia salat, mengaji, mengikuti kultum, ceramah dan iabadah-ibadah lainnya. Ia mengaku memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin untuk beribadah baik sendiri maupun berjamaah.
"Saya istirahat kalau malam paling hanya dua hingga tiga jam, kemudian siang juga istirahat sebentar. Saya i'tikap di sini beramai-ramai agar lebih semangat, sebab kalau di rumah pastinya lebih banyak malasnya," ungkapnya Mahasiswa Semeter VII, FKIP Universitas Tanjungpura ini.