Kembangkan Bisnis dengan Perkembangan Teknologi

Tak alang tanggung, ia mengelola sekaligus tiga usaha dalam satu manajemen. Yakni usaha travel, laundry dan jasa pengiriman barang.

Penulis: Mirna | Editor: Arief

MENJALANKAN bisnis keluarga yang dirintis selama empat tahun lebih, bukanlah suatu perihal yang mudah bagi Egah Sari Wastika, alumni Bachelor of arts University of Westphalia, Jerman itu.

Ada suatu beban tersendiri baginya. "Memulai suatu usaha lebih mudah dibandingkan mempertahankannya. Sedikit banyak ada suatu beban ketika usaha ini dipercayakan kepada saya untuk mengelolanya," ungkap Egah saat ditemui di ruang kantornya di PT Hastar Waskita Travel, Rabu (17/7/2013) lalu.

Tak alang tanggung, ia mengelola sekaligus tiga usaha dalam satu manajemen. Yakni usaha travel, laundry dan jasa pengiriman barang.

Awalnya menurut Egah, ia agak kesulitan harus mengurus tiga usaha itu sekaligus. Namun seiring berjalannya waktu, semuanya bisa diatasi dengan sistem ia terapkan kepada karyawannya di kantor. "Tentunya delegasi juga sangat berperan di sini," tambahnya.

Untuk menjalankan suatu usaha dikatakannya butuh strategi dan ilmu marketing yang bagus. Dua point tersebut sangat menentukan kemajuan usaha dijalankan. "Saya bersyukur mendapatkan semua itu dari bangku kuliah. Jadi ilmu marketing dan bisnis saya diaplikasikanlah di usaha ini," tuturnya.

Bergelut di dunia usaha jasa baginya harus pandai-pandai memikat hati para konsumen. Artinya pelayanan yang dilakukan mesti optimal. "Sebagai penyedia jasa, saya memiliki pelayanan standar.

Di mana saya harus melayani mereka sepuas mungkin. Seperti pada usaha travel saya. Saya harus menjelaskan harga tiket, maskapai sampai jamnya kepada para konsumen. Info yang diberikan harus lengkap dan dapat memuaskan bagi mereka. Pada intinya di sini harus memenuhi kepuasan pelanggan," ujarnya.

Tidak cukup menurutnya hanya fokus dengan pelayanan diberikan. Namun ia juga harus mampu mengiringi kemajuan teknologi yang ada. "Seiring perkembangan teknologi, saya harus mampu mengiringinya. Karena hal ini sangat penting demi perkembangan usaha saya," ucap cewek kelahiran 29 Juni itu.

Dua ponsel dan satu tablet menjadi peralatan penunjang dalam ia berbisnis. Memanfaatkan peralatan-peralatan tersebut merupakan bagian dari caranya mengiringi kemajuan teknologi.
Sebagai penyedia jasa, tentunya ia harus standby dalam keadaan apapun melayani para pelanggan. "Pastinya saya harus melayani mereka dengan baik. Meskipun galau, sakit atau sesibuk apapun, saya harus melayani mereka," ujarnya sambil bercanda.

Selama dua tahun menjalani usaha ini menurutnya banyak hal yang dipelajarinya. Terutama ia menjadi perempuan tahan banting. "Menjalankan suatu usaha memang harus tahan banting. Khususnya bergerak di bidang jasa menghadapi berbagai karakter orang. Siap diomelin dan sebagainya. Bagi saya semua itu sudah biasa dan lumrah," ucapnya.

Pada dasarnya menurut Egah ketika menjalankan usaha yakni harus fokus, jeli akan permasalahn yang ada, memiliki segmentasi yang jelas dan visi misi ke depan serta harus maju beriringan teknologi. (tribuncetak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved