Pemkot Seleksi Siswa Masuk Universitas Al Azhar Kairo
Tujuannya berharap ada ulama yang berasal dari Kota Bumi Bertuah Gayung Bersambut.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Jamadin
Hery Ristiawan |Staff Humas Pemkot Singkawang
GUNA mencetak ulama di Kota Singkawang, Pemkot Singkawang melalui Kementerian Agama Kota Singkawang menyeleksi empat orang yang akan diberikan kesempatan untuk belajar di Universitas Al Ahzar Kairo.
Hal itu dikatakan Walikota Singkawang, Awang Ishak usai mewisuda 93 santri Taman Pendidikan Al Quran di Restoran Hotel Dangau, Sabtu (15/6/2013).
Awang mengatakan dalam pembahasan APBD, Pemkot Singkawang menganggarkan dalam APBD dalam bentuk hibah. Tujuannya berharap ada ulama yang berasal dari Kota Bumi Bertuah Gayung Bersambut.
Menurut Awang, selain pembangunan fisik, SDM ini dipersiapkan yang berkualitas, beriman, dan bertaqwa memiliki wawasan dan pengetahuan yang memadai sehingga mampu melihat dan memanfaatkan berbagai peluang serta mampu melihat dan memanfaatkan berbagai peluang serta mampu mengatasi berbagai tantangan zaman.
"Pemkot Singkawang akan terus berupaya mencerdaskan masyarakat Kota Singkawang," katanya.
Menanggapi mata pelajaran agama untuk sekolah, Awang menegaskan tidak ada maksud membuang mata pelajaran agama di Sekolah. Dia menegaskan untuk memupuk saling toleransi di Kota Singkawang yang nota benenya beragam suku dan agama yang hidup saling berdampingan, jika sudah akil baligh memungkinkan diperkenalkan pelajaran agama lain, sehingga saling mengenal mana yang boleh dan yang tidak boleh antara agama satu dengan yang lain.
Di kesempatan itu juga, Walikota Singkawang memberikan apresiasi kepada Yayasan Nurul Islam dan lembaga non formal yang telah mengajarkan dasar-dasar agama untuk anak-anak usia dini.