Abdul: Bukan Alasan Tak Berhasil Karena Orangtua Tak Mampu

Sekolah betul-betul. Bekerja benar-benar jangan sampai apa yang dilakukan sia-sia. Jangan ngelem, nanti urat saraf putus

Penulis: Nasaruddin | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wakil Wali Kota Singkawang, Abdul Mutalib mengingatkan kepada siswa untuk bersungguh-sungguh menuntut ilmu di sekolah. Kalaupun harus bekerja membantu orangtua, belajar tetap menjadi yang utama.

"Sekolah betul-betul. Bekerja benar-benar jangan sampai apa yang dilakukan sia-sia. Jangan ngelem, nanti urat saraf putus. Akhirnya, gila. Mau bergabung dengan orang di Rumah Sakit Jiwa," ungkapnya dihadapan siswa kelas VIII SMP Pelita, Rabu (5/6/2013) sore.

Dia menceritakan, saat masa sekolah, dirinya juga bekerja. Hal itu dilakukan karena dia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Meski demikian, itu semua tak menyurutkan langkahnya untuk meraih apa yang dicita-citakan.

"Saya dulu, sekolah sambil jualan es, jual kue. Kalau sekolah, bergantian memakai sepatu dengan abang saya. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk berhasil hanya karena orangtua tidak mampu. Semua tergantung kita," paparnya.

SMP Pelita merupakan satu di antara sekolah yang siswanya menjalani dua sisi kehidupan. Berbeda dengan siswa di beberapa sekolah yang pulang lalu mengikuti bimbingan belajar, les atau kursus, sebagian besar siswa di SMP Pelita membantu orangtuanya bekerja.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved