MUI Prihatin Kemaksiatan di Gedung Kesenian Sambas
Kita merasa prihatin dengan masih ditemukannya bekas sisa lem, sisa pil code dan pakaian dalam dalam wanita di bangunan
Editor:
Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas, H Ahmadi Muhammad mengaku prihatin dengan masih adanya aksi anak ngelem, minum pil code dan seks bebas di bangunan Gedung Kesenian Sambas.
"Kita merasa prihatin dengan masih ditemukannya bekas sisa lem, sisa pil code dan pakaian dalam dalam wanita di bangunan gedung kesenian, ini menunjukkan perilaku menyimpang anak dan remaja kita masih terjadi," ujar H Ahmadi Muhammad kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (29/5/2013).
Dikatakan, harus ada perhatian terkait perilaku menyimpang remaja. "Kalau dapat daerah tersebut sering dirazia, dan kalau perlu ada jadwal khusus untuk memantau bangunan gedung kesenian. Kalau disuruh jaga tidak mungkin juga kan," katanya.
"Dulu sekitar dua tahun kita sering ikut razia ke tempat tersebut, dan meminta agar razia terhadap bangunan gedung kesenian tersebut sering dilakukan," ujarnya.
Menurutnya dengan bangunan gedung kesenian yang telantar seperti itu, membuat para remaja menjadikan tempat tersebut sebagai tempat untuk melakukan kemaksiatan