Style Blitz Tribun
Kuras Rp3,9 Juta Dukung Hobi Anak
Perlahan, kemampuan Yures menggebuk drum kian matang. Bahkan, Yures kadangkala tampil di event musik.
Sudah dua tahun Yures berlatih drum secara privat dengan guru drumnya, Budi. Perlahan, kemampuan Yures menggebuk drum kian matang. Bahkan, Yures kadangkala tampil di event musik.
Ibu Yures, Yuliana (33) yang bekerja sebagai guru di sekolah negeri di Segedong mengaku sudah melihat minat Yures pada drum. Pasalnya, sejak kecil, Yures kerap memukul-mukul benda yang ada di sekelilingnya.
"Saya membeli mainan drum kecil Rp 400 ribu untuk Yures bermain, saat umurnya masih menginjak empat tahun. Dia begitu antusias menggebuk mainan drum," ujarnya saat ditemui Tribunpontianak.co.id, di BDS, Selasa (28/8/2012).
Ketertarikan Yures yang saat ini sedang duduk di bangku SD kelas 4 pada drum, kian terlihat saat Yures diajak jalan-jalan ke toko gramedia Megamal di counter alat-alat musik. Saat ibunya bertanya kepada Yures, alat musik mana yang akan dipilih, Yures memilih alat musik drum. Agar bakat Yures lebih terasah dalam bermain drum, Yuliana memasukkannya ke lembaga kursus musik yakni BDS saat Yures menginjak usia tujuh tahun.
Yuliana senantiasa menemani Yures belajar drum. Dalam sebulan dia menjalani empat kali latihan. Padahal, lokasi rumah Yuliana yang tinggal di Jl 28 Oktober Gg Bima Sakti 5, terbilang jauh dari lokasi kursus. Namun itu tidak menjadi penghalang bagi Yuliana, untuk menemani Yures berlatih.
Perlahan, Yures menunjukkan keseriusannya untuk dapat menguasai drum. Maka sebagai bentuk dorongan terhadap minat Yures, Yuliana membeli alat musik drum seharga Rp 3,9 juta agar Yures dapat mengasah kemampuannya bermain drum di rumah.
"Saya membelikan drum untuk Yures berlatih secara otodidak di rumah. Agar Yures dapat cepat menangkap dan menguasai materi, yang diberikan guru drum kepadanya di studio tempat Yures berlatih," katanya.
Sejak perangkat lengkap drum dibeli ibunya dan disimpan di kamar Yures, dia rajin berlatih drum secara otodidak, mengulangi pelajaran drum yang diterimanya saat latihan dengan guru drum.
Kendati Yures menunjukkan ketertarikannya pada alat musik drum yang dibuktikan dengan seringnya Yures berlatih di rumah, hal tersebut tidak mengganggu prestasi belajarnya di sekolah. Bahkan Yuliana menilai prestasi belajar Yures dapat dikategorikan berada di atas rata-rata anak- anak sebayanya. Nilai pelajaran di raport Yures rata-rata delapan dan sembilan.
Mengenai biaya kursus, Yuliana merasa tidak memberatkan. Empat kali pertemuan dalam sebulan, tarifnya hanya Rp 180 ribu. Berbeda di lembaga-lembaga kursus lain, Yuliana mengatakan biaya kursus per bulan di tempat-tempat lain berkisar Rp 400 ribu.
Yuliana dan suaminya selalu memperhatikan perkembangan kemampuan Yures bermain drum. Agar Yures merasa enjoy dengan hobinya tersebut, Yuliana tidak mengharuskan Yures cepat menguasai not-not yang diajarkan guru drum kepada Yures. (*)
_rajin_menggebuk_drum_untuk_mengasah_kemampuanny_di_kamar._Agar_bakat_Yures_terasah,_orangtuanya_membeli_drum_untuk_Yures_._.jpg)