Ini Himpun Pegiat Fotografi Pontianak
Pada kegiatan perdana mereka ketika itu, mereka mengadakan pameran. Di mana mengundang komunitas-komunitas lain untuk menampilkan karyanya.
Penulis: Mirna |
Awalnya, komunitas ini berniat menghimpun beberapa komunitas fotografi lain, untuk bisa saling berbagi dan berusaha memperkecil perpecahan yang terdapat di dalam komunitas-komunitas fotografi yang ada.
Kebanyakan orang awam melihat bahwa foto itu suatu hal yang gampang dan biasa, bermodalkan kamera dengan pencahayaan yang cukup, kemungkinan sudah mendapatkan hasil yang baik.
Namun mereka memandang dunia seni tidak hanya dari output yang dihasilkan, tetapi proses bagaimana bagaimana membuat foto itu dengan kreasi pribadi masing-masing. Sehingga terlihat lebih wah dan tidak selalu sama dengan hasil foto orang lain.
Tidak jauh berbeda dari komunitas-komunitas lain, komunitas ini menjadikan komunitasnya sebagai tempat (wadah) sharing, dan belajar fotografi. Menurut Januardi Dwindra, Koordinator Global Art & Photography, sewaktu awal berdirinya komunitas ini, terdapat gap-gap (perpecahan) antara komunitas-komunitas fotografi yang ada di Kalbar.
"Dan di sini Global ingin mempersatukannya, bukan untuk menyuruh orang dari komunitas-komunitas lain untuk masuk ke komunitas kita, tapi ingin menghilangkan gap (perpecahan) tersebut," ungkap Januardi, yang akrab disapa Dedex kepada Tribun, Kamis (1/12/2011).
Ia menambahkan, tujuannya satu yaitu menghimpun para pecinta fotografi Kalbar. "Sama-sama pecinta fotografi untuk apa ada gap. Semakin banyak teman dan aliran-aliran fotografi yang ada, maka pengetahuan yang kita dapat semakin banyak," terangnya.
Pada kegiatan perdana mereka ketika itu, mereka mengadakan pameran. Di mana mengundang komunitas-komunitas lain untuk menampilkan karyanya.
"Banyak antusias dari rekan-rekan fotografer yang saat itu menampilkan karyanya. Tidak hanya untuk wilayah Pontianak saja waktu itu, hampir seluruh komunitas yang ada di Kalbar kita undang untuk menampilkan karya fotonya," ungkap Bois, anggota Global Art & Photography.
Tepatnya 1 Januari 2010, komunitas ini secara resmi berdiri. Bertepatan saat mereka mengadakan acara pameran di Grand Mahkota Hotel. Menurut Dedex, kini jumlah anggota mereka yang terdaftar di Facebook sebanyak 400 lebih. "Namun yang aktif dan sering hunting bareng hanya 30an," ucapnya.
Adapun kegiatan yang sering mereka lakukan lebih pada sharing, hunting, dan mengadakan even yang masih dalam lingkup dunia fotografi. Rencananya, ke depan mereka akan mengadakan kontes fotografi yang menggandeng suatu produk kendaraan.
"Kemaren terkendala dengan waktu yang mepet, sehingga masih di-cancel. Insya Allah hal tersebut akan diatur ulang lagi," ujar Dedex.