Citarasa Khas dari Aroma Pandan

Anda yang menyukai ayam goreng, tentunya harus mencoba hidangan yang satu ini.

Penulis: Mirna | Editor: admin
Tribunpontianak.co.id - Menu khas Ayam Goreng Pandan ala Rumah Makan Vylia menjadi andalan kita pekan ini. Anda yang menyukai ayam goreng, tentunya harus mencoba hidangan yang satu ini. Daun pandan yang dijadikan pilihan sebagai pemberi aroma pada ayam mampu memberikan citarasa yang khas.

"Kalau pandankan lebih alami. Dan aroma yang dikeluarkannya sangat wangi. Saat memasaknya saja, aromanya keciuman di mana-mana," ungkap Nursiah, Koki Rumah Makan Vylia kepada Tribun, Rabu (8/6).

Proses pembuatan ayam goreng satu ini tidaklah mudah. Sedikit ribet dan melalui proses penggorengan yang tidak hanya cukup satu kali. Mula-mula ayam diberi bumbu dasar. Setelah itu diungkep selama 15 menit dan baru digoreng. Tidak sampai pada ini saja. Ayam lalu didinginkan sebentar, kemudian dibungkus dengan daun pandan. Ayam kembali digoreng bersama pandan. Baru bisa dinikmati bersama sambal.

Ayam yang mereka pilih sebagai juga tidak sembarangan pilih. "Kami lebih memilih ayam yang beratnya sekitar 8 ons," jelasnya.
Dengan proses ungkep yang lumayan lama dan penggorengan hingga dua kali membuat tekstur daging ayamnya menjadi empuk. Dan bumbunya juga lebih meresap hingga ke dagingnya. Jika melihat kulit luar ayam, seperti bukan digoreng tapi dibakar.

Tentunya aroma pandannya sangat berasa. Makan ayam ini tidak pas jika tanpa sambal. Sambalnya juga menjadi pelengkap citarasa  hidangan. Untuk satu porsi ayam goreng pandan, harganya tidak terlalu mahal yaitu Rp 17 ribu.

Masih berbicara ayam, ayam penyet Vylia juga berbeda dengan ayam penyet pada umumnya. Kebanyakan ayam penyet yang ada sambal dan ayamnya disajikan terpisah. Namun mereka sedikit berbeda, sambal disajikan di atas ayam.

Proses sih tidak jauh berbeda lah, ayam diungkep dengan bumbu dasar yang telah dihaluskan. Kemudian digoreng dan dipenyet dengan ulekan. Sang koki menjelaskan daging ayam yang telah diungkep dan digoreng akan membuat teksturnya lebih mudah menyerap bumbu. Kenapa alasan mereka menyajikan sambal di atas ayam, supaya rasa sambal menyatu dengan daging ayam ketika disantap. Harga satu porsi ayam penyet hanya Rp 13 ribu.

Murah meriah dengan tetap memprioritaskan citarasa, itulah yang mereka lakukan demi memanjakan para konsumen yang datang. Makanannya dari mulai Rp 8 ribu hingga Rp 17 ribu. Bayangkan saja, bakso lengkap yang dicampur bihun, mi putih, dan mi kuning hanya Rp 8 ribu sudah bisa kita nikmati.

Sedangkan satu porsi sup tulang iganya hanya Rp 15 ribu. Di dalam sup ini ada campuran tomat, bihun, kentang goreng dan tulang iga tentunya. Anda yang penggemar iga, tidak ada salahnya mencoba iga khas dari Vylia.

Sambil menunggu hindangan sedang dimasak, Anda bisa ber-hotspot ria. Fasilitas internet disediakan untuk membuat para konsumen betah saat berada di sana.

Makanan yang disajikan dalam bentuk prasmanan dan pesanan dengan menu yang disediakan. Bagi Anda yang ingin cepat dan tidak suka menunggu, maka Anda bisa memilih makanan yang disuguhkan dalam prasmanan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved