Rehat Trading, IHSG Menapak Jalur Rebound

Nilai transaksi mencapai Rp3,39 triliun. Volume trading sebanyak 86,61 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp186,51 miliar

Editor: Nina Soraya
TRIBUN FILE/ISTIMEWA
Ilustrasi 

Rehat Trading, IHSG Menapak Jalur Rebound

PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) rebound ke zona hijau pada perdagangan sesi pagi hari Selasa (25/6/2019). IHSG menanjak +0,39 persen (+24 poin) ke level 6.313.

Indeks LQ45 +0,29% ke 1.000. Indeks IDX30 +0,26% ke level 549. IDX80 +0,30% ke 142. Indeks JII +0,49% ke posisi 669. Indeks Kompas100 +0,22% ke 1.274. Indeks Sri Kehati +0,29 persen ke 399 dan Indeks SMInfra18 +0,18 persen ke level 335.

Baca: Peringatan HKG-PKK Guna Tingkatkan Lagi Motivasi Memasyarakatkan Gerakan PKK

Baca: Tutorial & Tips Pakai Hijab Sesuai Bentuk Wajah ala Youtuber Niasisca WRD

Dari analisa iPot News, saham-saham teraktif: JPFA, PTBA, BBCA, MAIN, WIIM, ASII, PWON.

Sementara saham-saham top gainers LQ45: ERAA, ANTM, INKP, TKIM, MNCN, PTBA, PWON. Dan saham-saham top losers LQ45: UNTR, LPPF, BMRI, GGRM, ELSA, HMSP, MEDC.

Nilai transaksi mencapai Rp3,39 triliun. Volume trading sebanyak 86,61 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp186,51 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat +0,25% di level Rp14.100 terhadap USD (12.00 pm).

Sementara Indeks saham di market Asia tergelincir turun di sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (25/6/2019). Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang) drop 0,4 persen.

Pasar saham Asia tertahan kekhawatiran terhadap negosiasi perdagangan. Ekspektasi dovish the Fed mendorong yield surat utang pemerintah AS dan dolar AS.

"Selalu mungkin beberapa interpretasi pasar terhadap hasil meeting the Fed pekan lalu namun Kami duga akan memperkuat pesan yang muncul pada pekan lalu," kata Kevin Cummins, Analis pada Natwest Markets.

Kevin menambahkan akhir Juli, the Fed akan memutuskan tindakan yang cukup untuk melawan risiko pelemahan ekonomi dan ekspektasi inflasi rendah adalah jaminan. Jadi pemangkasan suku bunga acuan mungkin 25 basis point pada meeting berikutnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved