BPS Rilis Laju Pertumbuhan Ekonomi Kalbar 2017-2018 Melambat

Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kalbar 2017 5,17 persen, sedangkan 2018 menurun 5,06 persen.

Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kasi Neraca Konsumsi beri keterangan terkait Laju perekonomian Kalbar 2017-2018 di ruangannya di Kantor BPS Provinsi Kalimantan Barat lantai 1 

BPS Rilis Laju Pertumbuhan Ekonomi Kalbar 2017-2018 Melambat

PONTIANAK - Badan Pusat statistik Provinsi Kalimantan Barat, Nur Asih Kurniawati selaku Kasi Neraca Konsumsi BPS Kalbar rilis soal pertumbuhan ekonomi Kalbar 2017-2018 melambat. Jum'at (21/6/2019).

Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kalbar 2017 5,17 persen, sedangkan 2018 menurun 5,06 persen.

“Kalau untuk laju perekonomian secara total pada 2017 sebesar 5,17 persen kemudian untuk 2018 menjadi 5,06 persen, adapun penyokong terbesar pertumbuhan ekonomi pada 2017-2018 dari kategori Pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 20,25 persen," ujar Asih

Lanjutnya ia menambahkan industri pengolahan 17,59 persen dan perdagangan besar, eceran dan reparasi mobil dan sepeda motor juga memberikan pertumbuhan sebesar 14,03 persen.

Baca: BREAKING NEWS - Dihantam Ombak Speedboat Motor Air Tenggelam, 1 Balita Dinyatakan Hilang

Baca: Di Sidang MK, Saksi Ahli Jokowi - Maruf Amin Eddy OS Hieariej Singgung Mahkamah Kliping & Soal SBY

Baca: Sertijab Camat Batang Lupar, Ini Harapan Pemda Kapuas Hulu

Menurutnya, laju pertumbuhan ekonomi pada 2018 mengalami kelambatan dibadingkan dengan 2017, sedangkan untuk 2019 datanya belum ada, karena belum ngenap satu tahun, nantinya akan rilis pada tahun 2020.

"LPE Kalbar ditahun 2018 agak lambat di sebabkan kontribusi penyokong sektor sebelumnya mengalami penurunan produktivitas dan belum ada penambahan program pembangunan di bidang ekonomi," tambah Asih.

Kendati demikian, Asih berharap pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalbar lebih merata dan ditingkatkan lagi.

"Saya sih berharap kedepannya ada peningkatanlah pembangunan ekonomi di Kalimantan Barat ni biar bisa lebih baik lagi," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved