Pilpres 2019
Prabowo - Sandiaga Uno Tempuh Jalur MK, Mahfud MD: Apresiasi Itu Ya, Jusuf Kalla: Kami Hargai
Sejumlah tokoh nasional maupun lainnya memberikan apresiasi kepada Prabowo-Sandiaga Uno dan Badan Pemenangan Nasional (BPN).
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jimmi Abraham
Prabowo - Sandiaga Uno Tempuh Jalur MK, Mahfud MD: Apresiasi Itu Ya, Jusuf Kalla: Kami Hargai
Komitmen pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno yang memilih jalur konstitusional dalam menyikapi sengketa Pemilu 2019 disambut positif berbagai pihak.
Sejumlah tokoh nasional maupun lainnya memberikan apresiasi kepada Prabowo-Sandiaga Uno dan Badan Pemenangan Nasional (BPN).
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk Pilpres 2019 dalam sidang pleno pada Selasa (21/05/2019) dini hari.
Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen.
Baca: Pastikan Tempuh Jalur MK, Sandiaga Uno : Bentuk Tuntutan Rakyat Indonesia atas Kekecewaan
Baca: Sandiaga Uno Benarkan Prabowo Ketemu Jusuf Kalla, Hasjim: Bambang Widjojanto Ketua Tim Gugatan ke MK
Baca: Hashim Djojohadikusumo : Daftar Jumat (24/5) Malam, TKN Prediksi Hal Ini yang Akan Digugat Kubu BPN
Perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen.
Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen.
Namun, Prabowo-Sandiaga menolak hasil tersebut. Mereka akan mengajukan sengketa hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengapresiasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang akan mengajukan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (24/05/2019).
"Yang semula gencar tidak mau ke MK sekarang mengajukan gugatan ke MK. Apresiasi itu ya, karena memang hanya itu jalannya untuk menyelesaikan permasalahan ini," kata Mahfud dikutip dari Kompas.com.

Mahfud juga mengapresiasi sikap Prabowo yang meminta pendukungnya untuk pulang dan tidak turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019.
Untuk itu, menurut Mahfud aparat keamanan tak perlu segan menindak para perusuh karena tidak akan dituduh menindak lawan politik.
"Karena ini harus diasumsikan perusuh itu ya, perusuh bukan gerakan politik pendukung Prabowo kan asumsinya itu," pungkasnya.
Apresiasi dari Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama para tokoh agama dan masyarakat mengadakan pertemuan membahas situasi keamanan dan politik nasional pasca-rekapitulasi hasil Pemilu 2019.