Edi Kamtono Sebut Air Parit Tercemar Karena Limbah
Air parit di Kota Pontianak saat ini telah tercemar, hal itu disampaikan langsung Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.
Penulis: Syahroni | Editor: Tri Pandito Wibowo
Edi Kamtono Sebut Air Parit Tercemar Karena Limbah
PONTIANAK - Air parit di Kota Pontianak saat ini telah tercemar, hal itu disampaikan langsung Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.
Edi menyampaikan mudah melihat indikator bahwa air saluran di Pontianak ini telah tercemar. Pertama tidak adalagi ikan-ikan yang hidup di parit dan air yang ada menimbulkan bau tidak sedap.
"Saat ini parit kita sudah tercemar, kita lihat saja dulu banyak ikan dan sekarang ini sudah tidak ada," ucap Edi Kamtono, Jumat (24/5/2019).
Baca: Samsung Rilis Smartphone Android Go Terbaru, Harganya Cuma Rp 1,1 Juta
Baca: FOTO: Lomba Menumbuk Padi di PGD ke 34 Pontianak
Baca: Best Partner Education Akan Gelar Coaching Clinic Scholarship Daftarlan Dirimu Segera
Edi menyampaikan dulu untuk Parit Sungai Jawi masih banyak ikan gabus, ikan jolong-jolong, gendang gendis, sepat dan lainnya masih banyak. Bahkan menjadi tempat masyarakat untuk memancing mencari ikan, namun saat ini keadaan sudah tidak lagi seperti dulu.
Sekarang ditegaskannya sudah tidak ada lagi ikan, kenapa ikan tidak lagi bisa hidup di parit-parit di Kota Pontianak dikarenakan airnya sudah tercemar. Menurutnya tingkat ketercemaran air di Pontianak cukup parah, kondisinya sudah hitam dan menimbulkan bau.
Bahkan menurutnya, apabila airnya ia pegang saat ini mungkin sudah menimbulkan gatal karena memang kondisinya tidak baik.
"Kalau saya pegang mungkin dah gatal air parit kita itu. Dulu waktu saye kecil-kecil parit di Pontianak tempat berenang, nda apa-apa," ucap Edi Kamtono membandingkan kondisi saat ini dengan masa ia kecil.
Saat ini kalau berenang diparit menurutnya akan gatal-getal badan orang, karena sudah tercemar air comberan, industri rumah tangga, pabrik tahu, bengkel dan sampah bahkan yang jual pecel lele pun membuang sampahnya diparit.
"Semua zat mungkin ade didalam parit kite di Pontianak ini karena sudah sangat tercemar. Saya mengajak masyarakat Pontianak untuk hidup bersih dengan tidak membuang limbah disungai atau parit," tambahnya.
Ia meminta masyarakat jangan sampai membuang sampah sembarangan dan membuang limbah diparit, karena akan merusak lingkungan yang akan merugikan masyarakat itu sendiri.
Edi menegaskan apabila ada tempat usaha yang membuang limbah diparit maka dapat diberikan sanksi tegas karena melanggar aturan.