Peredaran Narkoba di Sintang Sasar Kalangan Atas, Kapolres: Lebih Baik Beli Kolak!

Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi memimpin Press Release Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkoba dan Prostitusi Online

Peredaran Narkoba di Sintang Sasar Kalangan Atas, Kapolres: Lebih Baik Beli Kolak!
TRIBUNPONTIANAK/Wahidin
Kegiatan Press Release kasus Penyalahgunaan Narkoba dan Prostitusi Online Polres Sintang Tahun 2019 yang dipimpin Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi bertempat di Halaman Mapolres Sintang, Kamis (16/5/2019) pagi. (Tribun Pontianak/Wahidin) 

Peredaran Narkoba di Sintang Sasar Kalangan Atas, Kapolres: Lebih Baik Beli Kolak!

SINTANG - Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi memimpin Press Release Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkoba dan Prostitusi Online yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Sintang, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kamis (16/5/2019) pagi.

Pada pengungkapan kasus narkoba, pihaknya menghadirkan dua tersangka dari dua kasus berbeda. Total barang bukti narkoba yang diamankan dengan berat brutto 105.83 gram

Kapolres menyampaikan bahwa peredaran narkoba di Kabupaten Sintang menyasar kepada masyarakat kalangan menengah ke atas. Sebab untuk satu gram narkoba jenis sabu-sabu saja dijual dengan harga Rp. 1.1 juta.

"Sudah saya sampaikan dari kemarin-kemarin, sasarannya alhamdulillah tidak di kalangan pelajar tetapi di kalangan menengah ke atas. Karena harganya 1 gram saja Rp. 1.1 juta," kata Kapolres.

Baca: Kumpulkan Nilai 800, Darmanelly Optimis Pontianak Naik Peringkat Nindya Menuju Kota Layak Anak

Baca: Prediksi Bali United Vs Persebaya Shopee Liga 1 2019 Live Streaming Indosiar Pukul 20.30 WIB

Baca: VIDEO: Ini Komitmen Edi Kamtono Membawa Pontianak Kota Layak Anak

"Jadi tidak mungkin anak sekolah mampu beli dengan harga segitu. Kemungkinan yang beli pasti orang-orang yang sudah bekerja karena dia sudah punya gaji dan bisa kongsi-kongsi satu paket bisa dipakai untuk delapan orang," tambahnya.

Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Apalagi akibat barang haram tersebut, bisa saja berdampak pada tindak kejahatan lainnya.

"Oleh karena itu, kita minta tolong ke masyarakat Sintang stop menggunakan narkoba, stop karena tidak ada gunanya. Lebih bagus beli kolak untuk buka puasa, daripada beli narkoba. Lebaran tidak jadi, keluarga pun jadi susah," pungkasnya.

Caption: Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi memimpin Press Release Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkoba dan Prostitusi Online yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Sintang, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kamis (16/5/2019) pagi.

Penulis: Wahidin
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved