Pilpres 2019

Ini Alasan Prabowo Tak Akan Gugat ke MK, Berkaca Pilpres 2014 Hingga Tak Ada Gunanya Lembaga Itu

Fadli Zon kemudian menyampaikan pihaknya tak akan membawa bukti dugaan kecurangan Pemilu 2019 ke MK

Ini Alasan Prabowo Tak Akan Gugat ke MK, Berkaca Pilpres 2014 Hingga Tak Ada Gunanya Lembaga Itu
KompasTV
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon 

Ini Alasan Prabowo Tak Akan Gugat ke MK, Berkaca Pilpres 2014 Hingga Tak Ada Gunanya Lembaga Itu

PILPRES - Politisi Gerindra yang jadi Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dan juga Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengisyaratkan pihaknya tidak akan menempuh jalur Mahkamah Konstitusi untuk menggugat Pilpres 2019.

Sebelumnya, Capres 02 Prabowo menyampaikan soal kecurangan yang terjadi di Pilpres 2019 pada Selasa (14/5/2019) lalu. 

Fadli Zon kemudian menyampaikan pihaknya tak akan membawa bukti dugaan kecurangan Pemilu 2019 ke MK karena lembaga tersebut tidak akan bisa berbuat apa-apa.

Menurutnya, menempuh jalur ke MK akan sia-sia saja karena pengalaman di Pilpres 2014 lalu yang tidak memproses laporan pihaknya.

Baca: Suara Jokowi Hasil Situng Pilpres 2019 Vs Rapat Pleno KPU Sambas Ternyata Selisih, Ini Perbedaannya

Baca: Real Count Pilpres Jawa Tengah 96,4%, Suara Jokowi Vs Prabowo Berselisih 11 Juta

Baca: Real Count Pilpres 2019 DKI Jakarta 63,7 Persen, Jokowi Unggul Atas Prabowo, Kepulauan Seribu 100%

 

Pada Pilpres 2014 lalu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa pun membuat laporan ke MK terkait dugaan kecurangan dalam Pilpres.

"Jadi MK saya katakan kemungkinan besar BPN tak akan ke MK karena di 2014 kita sudah menempuh jalur itu  dan kita melihat MK itu useless soal Pilpres. Enggak ada gunanya MK," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

"Pengalaman mengajukan ke MK pada 2014 dengan sejumlah bukti kecurangan yang begitu besar berkontainer-kontainer waktu itu saksinya memang kita bagi tugas ada dari PKS. Tapi tidak ada satu boks pun yang dibuka MK," imbuh Fadli.

Namun, Waketum Gerindra itu enggan menjawab saat ditanya rencana BPN setelah penetapan hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang.

Fadli berujar BPN akan memutuskan pada waktu yang tepat.

Baca: KPPAD Sayangkan Pengeroyokan Mengakibatkan Seorang Remaja Singkawang Meninggal

Baca: Dukung Langkah Polsek Entikong, Ini Harapan Ketua DPRD Sanggau

 

Halaman
1234
Penulis: Rihard Nelson Silaban
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved