Tumbuhkan Perekonomian Daerah dengan KITE IKM Bea Cukai Kalbar Koordinasi dengan Disperindag

Kanwil Bea Cukai Kalbagbar melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Kalimantan Barat

Tumbuhkan Perekonomian Daerah dengan KITE IKM Bea Cukai Kalbar Koordinasi dengan Disperindag
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tumbuhkan Perekonomian Daerah dengan KITE IKM Bea Cukai Kalimantan Barat Koordinasi dengan Disperindag 

Citizen reporter
Staf Humas Bea Cukai
Habib Ibrahim

Tumbuhkan Perekonomian Daerah dengan KITE IKM Bea Cukai Kalbar Koordinasi dengan Disperindag

PONTIANAK - Kanwil Bea Cukai Kalbagbar melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Kalimantan Barat (Disperindag), sebagai langkah awal untuk memajukan perekonomian Kalimantan Barat dengan program KITE IKM.

Langkah koordinasi ini dilakukan dalam rangka menyinergikan peran instansi pemerintah dalam mendorong perekonomian daerah, melalui insentif fiskal Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) untuk Industri Kecil Menengah (IKM).

Kepala Bidang Fasilitas dalam pertemuan dengan Disperindag menyampaikan bahwa pengusaha di Kalimantan barat perlu mengetahui terkait fasilitas yang diberikan oleh Bea Cukai.

Baca: Bandara Supadio Prediksi Akan Terjadi Peningkatan Penumpang Jelang Lebaran Hanya 0,7 Sampai 1 Persen

Baca: Buka Puasa Bersama Anak Yatim Suguhkan Menu Sotong Pangkong

Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar kegiatan ekspor dapat ditingkatkan, Bea Cukai telah menciptakan berbagai insentif fiskal dan kemudahan untuk meningkatkan ekspor di Indonesia Khususnya di Kalimantan Barat.

"Beberapa fasilitas di antaranya Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), Kawasan Berikat, Pusat Logistik Berikat, Gudang Berikat, serta KITE untuk Industri Kecil dan Menengah telah membantu para pelaku usaha dalam meningkatkan produksi berorientasi ekspor.”ujarnya dalam membuka pertemuan dengan disperindag Rabu (8/5) lalu.

Toni Sunardi selaku kepala bidang perindustrian mengapresiasi perihal fasilitas yang diberikan oleh bea cukai. Namun masih ada sedikit kendala terkait perpajakannya.

”Fasilitas ini berfaanfaat untuk para pengusaha di Kalimantan barat, disamping itu. banyak Industri Kecil Menengah memiliki Produk yang peredaraanya hanya di dalam negeri dan tidak jadi komoditi ekspor dikarenakan permasalahan terkait pengurusan Pajak yang belum dimengerti oleh para pelaku usaha,”Ujarnya.

Terkait perpajakan memang diperlukan adanya sosialisasi perihal persyaratan apa saja yang diperlukan oleh pengusaha untuk bisa mendapatkan Fasilitas KITE IKM Tersebut.

“Memang diperlukan edukasi yang lebih mendalam kepada para pengusaha untuk mendapatkan Failitas KITE IKM ini, dan juga sosialisasi lebih detail dari Kantor Pajak Kalimantan Barat, diharapkan setelah pertemuan ini diadakan sosialisasi atau forum diskusi kepada para pelaku Usaha bersama-sama dengan pihak Bea Cukai, Disperindag dan Pajak”, ujar Syafrulah.

Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil Menengah (KITE IKM) merupakan sebuah kemudahan yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berupa insentif fikal, dengan pembebasan Bea Masuk dan Pajak Impor, yang berdampak pada penurunan biaya produksi kepada Pelaku Usaha.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved