Haryadi Bersyukur Semua Sampel Takjil Buka Puasa di Pontianak Negatif Bahan Berbahaya

Pemkot Pontianak ditegaskannya bersama stakeholder lainnya akan selalu melakukan pengawasan agar makanan yang diperjual belikan benar-benar sehat

Penulis: Syahroni | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Tim Lab BBPOM menguji sample takjil di Pasar Juadah Mujahidin dan tidak ditemukan makanan mengandung bahan berbahaya 

Haryadi Bersyukur Semua Sampel Takjil Buka Puasa di Pontianak Negatif Bahan Berbahaya

PONTIANAK - Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo bersyukur dari seluruh sampel 58 makanan yang diuji oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan negatif semua terkait kandungan zat berbahaya.

Temuan ini disebutnya sama dengan tahun sebelumnya, tidak ditemukan takjil mengandung baham berbahaya.

"Hasil dari pengujian BBPOM semuanya n negatif, tentu ini sebuah langkah bagus dari masyarakat Pontianak yang sudah sadar akan bahayanya menggunakan pengawet atau pewarna tekstil untuk makanan,"ucap Haryadi S Triwibowo saat diwawancarai, Kamis (9/5/2019).

Baca: Uji Sampel 12 Titik Pasar Juadah di Pontianak, BBPOM Nyatakan Semua Makanan Bebas Bahan Berbahaya

Baca: Diuji BBPOM, 58 Sampel Makanan dan Takjil Buka Puasa di Pontianak Negatif Bahan Berbahaya

Pengawasan akan terus dilakukan mengingat animo masyarakat yang setiap hari selalu menyerbu jajanan takjil untuk berbuka.

Pemkot Pontianak ditegaskannya bersama stakeholder lainnya akan selalu melakukan pengawasan agar makanan yang diperjual belikan benar-benar sehat dan tidak membahayakan masyarakat.

Haryadi S Triwibowo menjelaskan pihaknya juha selalu mengawasi pasar modern atau swalayan dalam rangka monitoring, evaluasi dan pengawasan terhadap barang-barang beredar, baik produk dalam negeri maupun produk luar negeri.

Baca: Jelang Ramadan, Haryadi S Triwibowo Pastikan Stok Sembako Aman

Baca: Miliki 18 Ribu Lebih UMKM, Haryadi: Kita Dorong Berorientasi Ekspor

"Kita pertama kali masuk ke supermarket Kaisar ini adalah bagian dari monitoring berkala yang kita lakukan," ucap Haryadi

Dalam sidak yang dilakukan di Mitra Anda dan Ligo kali ini merupakan lanjutan dari pengawasan sebelumnya yang dilakukan. Haryadi menegaskan tidak ada pelanggaran yang ditemukan dari supermarket. Ia bersyukur bahwa para pelaku usaha yang didatangi pihalnya lantara telah mentaati segala aturan dan himbauan yang dikeluarkan.

"Monitor hampir setiap minggu, setiap bulan dan mengevaluasi dan mengendalikan produk-produk yang ada di toko-toko modern. Alhamdulillah progresnya luar biasa," tegasnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved