Pemilu 2019

Lebih 50 Persen Warga Binaan di Kalbar Berikan Hak Suara

Namun, ia menegaskan bahwa ada beberapa warga binaan yang kecewa karena tidak bisa memberikan hak pilihnya.

Lebih 50 Persen Warga Binaan di Kalbar Berikan Hak Suara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Suasana pemungutan suara oleh warga binaan di Lapas Kelas II A Pontianak, Rabu (17/4). 

Lebih 50 Persen Warga Binaan di Kalbar Berikan Hak Suara

PONTIANAK - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalbar, Suprobowati, yang turut serta dalam peninjauan pemungutan suara di Lapas Kelas II Pontianak mengatakan, secara kondisi pemungutan suara di lapas maupun rutan berjalan dengan aman. 

Namun, ia menegaskan bahwa ada beberapa warga binaan yang kecewa karena tidak bisa memberikan hak pilihnya. Tetapi, kata dia, mereka yang tidak bisa memilih karena tidak memenuhi syarat. 

Baca: Jokowi-Maaruf Amin Unggul di TPS Rumah Sakit Jiwa Kalbar

Baca: Pemkot Akan Tata Pasar Menjadi Lebih Refresentatif

"Mungkin mereka merasa kecewa karena tidak bisa memilih. Padahal pada hari sebelumnya mereka sudah semangat untuk memilih, tetapi mereka yang memiliki KTP tidak sama dengan indetitas di vonis.  Mayoritas seperti itu, tapi kalau yang lain memang tidak punya identitas," ujar Suprobowati, Rabu (17/4).

Untuk itu, ia mengatakan kendala yang dialami hanyalah pada ketentuan syarat pemilih. Mereka yang awalnya semangat untuk memilih, ternyata terkendala oleh vonis yang diterima.

Karena sistem sekarang, kata dia, menggunakan database. 

"Semua alamat yang masuk dalam identitas yang bersangkutan sesuai dengan vonis, nah yang dia miliki ternyata berbeda ini kan terjadi saat proses persidangan mereka mengaburkan alamat yang bersangkutan bisa menghilangkan identitas gitu. Nah setelah kondisi begini kan asli aslinya sudah muncul nah ini yang tidak dengan vonis. KPU juga tidak bisa memberikan solusi dengan masalah tersebut,"tambah Suprobowati.

Ia juga menyebutkan, jumlah keseluruhan warga binaan di lapas dan rutan yang ada di Kalbar,  yang bisa memilih berjumlah 3.180 jiwa.

Dan lebih dari 50 persen yang telah menyalurkan hak pilihnya, karena jumlah penghuni rutan dan lapas sampai saat ini di seluruh Kalbar berjumlah sekitar 5.400 jiwa. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved