Hamili Putri Kandung

10 Tahun Ayah Cabuli 5 Putri Kandungnya, Sang Istri Bongkar Tabiat Suami yang Diluar Akal Sehat

Pencabulan itu dilakukan pada anak-anak gadisnya bahkan yang bawah umur, dan ada yang sampai hamil. Kasus ini disebut Inses (incest).

10 Tahun Ayah Cabuli 5 Putri Kandungnya, Sang Istri Bongkar Tabiat Suami yang Diluar Akal Sehat
GRAFIS TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DIKA
10 Tahun Ayah Cabuli 5 Putri Kandungnya, Sang Istri Bongkar Tabiat Suami yang Diluar Akal Sehat.. 

10 Tahun Ayah Cabuli 5 Putri Kandungnya, Sang Istri Bongkar Tabiat Suami yang Diluar Akal Sehat

KUBU RAYA - Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) turun langsung menangani kasus pencabulan yang diduga dilakukan bapak kepada lima putru kandungnya di Kecamatan Kakap, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), beberapa waktu lalu.

Pencabulan itu dilakukan pada anak-anak gadisnya bahkan yang bawah umur, dan ada yang sampai hamil. Kasus ini disebut Inses (incest).

Inses (incest) adalah hubungan seksual yang dilakukan oleh pasangan yang memiliki ikatan keluarga (kekerabatan) yang dekat, biasanya antara ayah dengan anak perempuannya, ibu dengan anak laki-lakinya, atau antar sesama saudara kandung atau saudara tiri.

Untuk menangani kasus ini, Yayasan Nanda Dian Nusantara juga ikut melakukan pendampingan memulihkan rasa trauma para korban.

Direktur Yayasan Nanda Dian Nusantara, Devi Tiomana menyatakan, pihaknya menggandeng Kemen PPPA termasuk pendampingan hukum sekaligus bantuan konseling.

“Tentunya kasus itu harus diselesaikan dengan tuntas. Apalagi korbannya ada anak di bawah umur. Sehingga kita akan menggandeng beberapa pihak,” katanya saat mendampingi Tim Kemen PPA, Bhabinkamtibmas menyambangi rumah korban di Kecamatan Kakap, Minggu (14/4/2019).

Selain itu dari PPPA juga meminta Bhabinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi mengenai aktivitas percabulan.

Baca: Ayah Predator 5 Putri Kandung Lancarkan Aksi Bejatnya di Dalam Kapal dan Ancam Buang Korban ke Laut

Baca: Kalbar Sepekan - Tiga CPNS Kubu Raya Undur Diri, Gempa Sintang, hingga Ayah Kandung Hamili Putrinya

Selain itu Bhabinkamtibmas juga bakal menggandeng tokoh masyarakat dan keluarga untuk ikut membantu pemulihan trauma korban.

“Tokoh masyarakat, tokoh agama, keluarga, dan Babinkamtibmas perlu berperan secara bersama dalam pemulihan trauma korban, meskipun keluarga lah benteng utama,” terang Devi.

Halaman
1234
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved