Pemilu 2019

Rampung Disortir, KPU Mempawah Siap Distribusikan Logistik ke Sembilan Kecamatan

Tahap akhir pensortiran logistik Pemilu 2019 sudah rampung dilakukan dalam gudang KPU Kabupaten Mempawah, dan siap didistribusikan

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Komisioner KPU Kabupaten Mempawah, Fetrus Anyim. 

Rampung Disortir, KPU Mempawah Siap Distribusikan Logistik ke Sembilan Kecamatan

MEMPAWAH - Tahap akhir pensortiran logistik Pemilu 2019 sudah rampung dilakukan dalam gudang KPU Kabupaten Mempawah, dan siap didistribusikan ke sembilan kecamatan, Kamis (11/4/2019).

Komisioner KPU Mempawah, Fetrus Anyim mengatakan dalam tahap akhir pensortiran logistik tersebut pihaknya melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Jadi ini pensortiran akhir dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), bahkan kita juga melibatkan para ketua Panitia Pemungutan suara (PPS) untuk melakukan pengecekan akhir semua logistik yang akan di droping ke kecamatan," ujarnya.

Baca: Berbicara Bahasa Inggris dengan Audrey, Menteri Muhadjir Ungkap Fakta Tak Seperti di Medsos

Baca: Rapat Koordinasi KUR dan UMi se-Kalbar, Bahas Penyaluran Kredit Bangun UMKM Nasional

Baca: Kanwil Perbendaharaan Dorong Penyaluran KUR dan Kredit Ultra Mikro

Baca: VIDEO: Daftar Mahasiswa Lulusan Terbaik Universitas Tanjungpura

Lebih jauh Anyim mengatakan, untuk pengawasan pensortiran pihaknya melibatkan sekretariat, dalam hal ini kata dia, mereka yang standby untuk mengawasi kawan-kawan yang ada disini.

"Selain itu kita juga mengingatkan kawan-kawan PPK dan PPS yang terlibat untuk tidak mengekspose seluruh dokumen-dokumen yang mereka sortir ini," katanya.

Anyim menuturkan dalam pengawasan pensortiran logistik tersebut pihaknya sudah percaya betul kepada sekretariat, ia juga tak menampik bahwa kesibukan rekan-rekan komisioner menyebabkan mereka tak bisa mengawasi setiap hari.

Anyim memastikan sehari sebelum pencoblosan seluruh logistik sudah didistribusikan dan sampai ke KPPS.

"Pendistribusian di tingkat PPK H-3 itu sudah mulai, sebab H-1 itu kita pastikan bahwa seluruh logistik sudah berada di KPPS," ucapnya.

Anyim mengatakan, kendala yang akan mereka hadapi adalah daerah yang jauh dan beratnya akses jalan menuju kesana, terutama di Kecamatan Sadaniang.

"Sadaniang saja ada tiga desa yang memang cukup sulit, Suak Barangan, Ansiap dan Bun Bun, kemudian di Kecamatan Mempawah Timur itu ada Desa Telayar, itu satu TPS," paparnya.

Terakhir Anyim menyebut bahwa pihaknya akan mengupayakan nanti bagaimana caranya daerah-daerah yang tergolong sulit akan di prioritaskan terlebih dahulu untuk bisa menerima logistik dari gudang logistik KPU.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved