Citizen Reporter

Ketua IPPNU Kalbar Tanggapi Kasus Bullying Yang Menimpa Audrey

Karena pelaku bullying merupakan perilaku yang tidak normal, tidak sehat, tidak bermoral dan secara sosial tidak dapat diterima.

Ketua IPPNU Kalbar Tanggapi Kasus Bullying Yang Menimpa Audrey
Istimewa
Siti Rohimah

Citizen Reporter
Anggota Komisi Informasi dan Komunikasi PW ISNU Kalbar, Ahmad Fauzi

PONTIANAK - Viralnya kasus pengeroyokan atau bullying yang dialami seorang siswi SMP di Pontianak tengah menjadi perhatian masyarakat Indonesia, bahkan menjadi sorotan dunia. Sebagaimana diketahui, siswi malang bernama Audrey itu menjadi korban aniaya yang dilakukan oleh 12 siswa SMA.

Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kalimantan Barat, Siti Rohimah mengatakan kasus ini bukanlah hal sepele.

Karena pelaku bullying merupakan perilaku yang tidak normal, tidak sehat, tidak bermoral dan secara sosial tidak dapat diterima.

"Bullying sangat berdampak buruk pada kesehatan mental untuk waktu yang cukup lama, bahkan dapat berujung depresi bahkan kematian", kata Siti, Selasa (10/4/19).

Siti sangat menyayangkan karena tindakan tersebut dilakukan sesama pelajar yang masih duduk di bangku SMP dan SMA, meski demikian kasus ini perlu ditindaklanjuti sampai ke ranah hukum agar tidak ada lagi Audry selanjutnya.

Baca: Tabligh Akbar Peringatan Isra Miraj, Bhabinkamtibmas Minta Jamaah Sukseskan Pemilu

Baca: Pejabat, Artis, Youtuber dan Selebram Menjenguk Audrey dan Memposting di Medsos, Ini Komentar KPPAD

Selain itu menurutnya, disinilah peran organisasi pelajar atau kepemudaan seperti IPPNU yang seharusnya diberikan kemudahan untuk masuk kedalam sekolah-sekolah umum berbasis Islam.

"Sebetulnya banyak komunitas dan organisasi diluar sana yang memiliki banyak kegiatan positif yang bisa membawa pengaruh baik di sekolah, seperti halnya IPPNU lahir untuk menanamkan dan menguatkan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah, serta moral pelajar", Papar Siti

Dan saat ini PR terbesar kita semua, khususnya orang tua, dan para pendidik adalah soal moralitas pelajar. Terutama lagi untuk pelajar putri, dibutuhkan penekanan aspek moral agar dapat menciptakan akhlak yang baik sehingga memiliki kepribadian luhur sesuai dengan karakter bangsa.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved