Polisi Sudah Tangkap Diduga Pelaku Pemukulan Yang Viral di Medsos, Ini Orangnya

Dan untuk saat ini pelakunya juga sudah kita tangkap, dan di tahan di sel Polres Sambas

Polisi Sudah Tangkap Diduga Pelaku Pemukulan Yang Viral di Medsos, Ini Orangnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Keempat tersangka Pemukulan yang viral di medsos, yang saat ini ditahan di sel Polres Sambas. 

Polisi Sudah Tangkap Diduga Pelaku Pemukulan Yang Viral di Medsos, Ini Orangnya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Beberapa waktu yang lalu sempat viral sebuah video penganiayaan di media sosial, yang dilakukan oleh empat orang pria dewasa terhadap seorang pria.

Dari informasi yang di himpun gambar oleh Tribunpontianak.co.id, kejadian tersebut terjadi di Desa Semburing, Kecamatan Semparuk.

Saat di konfirmasi, Kapolsek Semparuk IPDA Burhan menuturkan, bahwa benar telah terjadi kejadian pemukulan terhadap seorang pria yang viral di media sosial. 

Baca: Bonus Atlet Porprov Belum Cair, Ketua KONI Ketapang Beberkan Hal Ini

Baca: Kini Hadir Store khusus Produk Apple di Pontianak, Ini Tempatnya

"Iya benar, itu kejadiannya pada hari Minggu yang lalu. Dan untuk saat ini pelakunya juga sudah kita tangkap, dan di tahan di sel Polres Sambas," ujarnya, Jumat (5/4/2019).

Ia menjelaskan, korban di ketahui berinisial YA (17). Ia menuturkan, anak kelahiran 5 september 2002 itu di pukul setelah kedua kelompok terlibat cekcok saat menonton hiburan. 

Lalu berlanjut pada kejadian pemukulan pada Minggu sore lalu. 

"Korban bukan orang Semparuk, ia orang Desa Serunai. Sedangkan korban adalah warga Desa Sungai Toman, mereka berasal dari Salatiga. Hanya saja kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Semparuk," ungkapnya. 

Baca: Kini Hadir Store khusus Produk Apple di Pontianak, Ini Tempatnya

Adapun ke empat pelaku adalah AS (18), AT (26), EN (18), dan ER (25). 

Setelah mengetahui identitas pelaku Polsek Semparuk dan Salatiga bergerak cepat dan menangkap ke empat pelaku pemukulan. 

Dan saat ini ke-empatnya sudah di tahan di Sel Polres Sambas. 

Sedangkan pasal yang akan di sangkakan adalah Pasal 170 KUHP  dan Pasal 80 UU RI No. 35  Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved