Kapolres Mempawah Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Ini karena dilokasi itu tidak ada saksi mata, dan kita juga sulit cari saksi mata,

Kapolres Mempawah Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso saat diwawancarai, Rabu (3/4/2019). 

 Kapolres Mempawah Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso meyebutkan bahwa pihaknya akan tindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan.

"Kita pastikan akan lakukan penindakan tegas, pada pelaku pembakar lahan dan hutan. Dan saat ini kita juga terus sosialisasikan, himbauan terkait larangan pembakaran lahan dan hutan," ujar Didik Dwi Santoso, Jumat (5/4/2019).

Selain itu, Ia menuturkan pihaknya juga sering melakukan patroli di beberapa wilayah yang terdampak karhutla.

"Tapi masih terjadi juga karhutla, walau beberapa titik ini skalanya kecil. Tapi akibatnya mengganggu kesehatan, dan kerugian pada pemilik lahan," ucapnya.

Baca: Yuniastuti: Server Sering Down Saat Pelaksanaan UNBK

Baca: SKOR Arema FC Vs Kalteng Putra Semifinal Piala Presiden 2019 Babak I, Arema 3 Kali Ceploskan Bola

Baca: VIDEO: APTQ Pontianak Ucapkan Ikrar Pemilu Damai

Lebih lanjut, Kapolres menjelasakan bahwa penindakan tegas baru bisa dilakukan, ketika pelaku membakar lahan lebih dari 2 hektare.

"Namun kita tetap himbau walau dibawah 2 hektar, untuk tidak dilakukan pembakaran. Dan kita terus melakukan penyelidikan terkait itu," paparnya.

Kemudian, Kapolres mengatakan selama ini pihaknya mengalami kesulitan, dalam mencari siapa pelaku pembakaran tersebut.

"Itu karena kita sulit dapatkan barang bukti, saksi, karena dilahan tersebut tidak ada alat penunjang. Kecuali ketangkap tangan, tapi kadang ketangkap tangan pun belum terjadi pembakaran yang besar," terang Kapolres.

Tak hanya itu, Ia menyebutkan ketika terjadi kebakaran lahan yang besar, juga sulit untuk dapatkan pelaku dan barak bukti.

"Ini karena dilokasi itu tidak ada saksi mata, dan kita juga sulit cari saksi mata," imbuhnya.

Untuk langkah antisipasi, Kapolres menegaskan pihaknya terus lakukan sosialiasi dan himbauan larangan pembakaran lahan.

"Bahkan kita juga sudah kerjasama dengan badan restorasi lahan gambut. Untuk buat kanal perairan dibeberapa lahan gambut dan juga subur bor disana, ini bertujuan untuk membasahi lahan gambut tersebut," pungkas Didik Dwi Santoso

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved