45 Kelompok Ikuti Masak Lemang Bapanok Ajan Dalam Rangka Meriahkan Hut Kota Sanggau ke-403

Saya melihat ini sangat luar biasa, karena antusias pengunjung yang banyak dan antusias peserta juga

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot saat mencicipi lemang dilokasi dimasaknya lemang di di seberang Kantor Camat Kapuas, Jl Jenderal Sudirman, Kabupaten Sanggau, Rabu (3/4/2019). 

45 Kelompok Ikuti Masak Lemang Bapanok Ajan Dalam Rangka Meriahkan Hut Kota Sanggau Ke-403

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot didampingi Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan, Waka Polres Sanggau, Kompol Dudung Setiawan meninjau Bapanok Ajan (Masak Lemang) di seberang Kantor Camat Kapuas, Jl Jenderal Sudirman, Kabupaten Sanggau, Rabu (3/4/2019).

Digelarnya Bapanok Ajan dalam rangka meriahkan Hut Kota Sanggau yang ke-403. Hadir juga Sekda Sanggau, AL Leysandri, Koordinator Bapanok Ajan, H John Hendri, Jajaran OPD Sanggau, Ketua GOW, DPW, Forkopincam Kapuas dan undangan lainya.

Baca: TPS Benderang 2019, Program Mensukseskan Pemilu 2019

Baca: Safari Toleransi, Mori: Kita Semakin Yakin PSI Sudah Diperhitungkan

Bapanok Ajan ini tidak dilombakan, akan tetapi untuk mengangkat tradisi masyarakat di Kabupaten Sanggau.
Koordinator Bapanok Ajan, H John Hendri menyampaikan, Bapanok Ajan diikuti 43 kelompok dari OPD Sanggau, Instansi Vertikal, Organisasi Masyarakat dan pihak perbankan.

“Saya melihat ini sangat luar biasa, karena antusias pengunjung yang banyak dan antusias peserta juga. Dan mungkin sebelumnya ada yang cuman makan lemang, tapi hari ini mereka menyaksikan masak lemang, ”katanya.

Jadi, lanjut Kadishanpang Hortikan Sanggau itu, makna yang bisa kita petik adalah bagaimana orang mengingat kembali budaya lama.

Dengan digelar dilokasi yang terbuka seperti ini, ternyata sangat cocok dan bagus. Untuk itulah, Hendri mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, Pemda Sanggau dalam mendorong kegiatan ini. Dan Acara ini kami katakan sukses.

Hendri menjelaskan, masak lemang ini memang tidak boleh buru-buru untuk masaknya, kemudian apinya juga sangat diperhatikan dalam memasak lemang.

“Dan dari awal kita sampaikan kepada peserta diwajibkan menyediakan 20 bokat atau batang untuk lemang. Kalau mau lebih ya boleh saja, dan setiap peserta disisihkan 5 bokat untuk diperuntukan kembali untuk acara malam ini, ”ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved