78 PNS di Sambas Masuki Masa Pensiun, Berikut Ungkapan Bupati Atbah
Atbah tetap meminta kepada para purna PNS itu tetap berkarya dan memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan Sambas.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
78 PNS di Sambas Masuki Masa Pensiun, Berikut Ungkapan Bupati Atbah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menyerahkan surat keputusan Pemberhentian Dengan Hormat kepada 78 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan Hak Pensiun, di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2019.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Sambas. Itu berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan, karena itu merupakan hari terakhir bertugas bagi 78 PNS di lingkungan Pemerintah Sambas.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sambas menyampaikan ucapan terimakasihnya atas nama pribadi dan kepala pemerintahan Sambas.
Baca: UNBK di SMAN 1 Sempat Alami Kendala Teknis
Baca: Hari Perdana UNBK SMAN 9 Pontianak, Ibrahim: Hari Ini Pengawas Datang Tepat Waktu
Atas segala sesuatu yang dikerjakan dan pengabdian selama menjadi PNS di Kabupaten Sambas.
"Seiring dengan hal tersebut, saya selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Sambas saya menyampai kan ucapan terima kasih kepada saudara -saudara yang menerima Surat Keputusan Purna Tugas Sebagai Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Sambas," ujarnya, Senin (1/4/2019).
Atbah menambahkan, pensiun atau purna tuga
Baca: Bupati Jarot Monitoring Hari Pertama UNBK Tingkat SMA/MA di Sintang
s dari PNS bukanlah akhir dari segalanya. Karena itu akan menjadi petualangan baru dilingkungan yang baru ditengah-tengah masyarakat.
"Saya juga berharap saudara-saudara dapat memaknai hal ini bukan menjadi akhir dari suatu tanggung jawab, melainkan awal bagi tanggung jawab yang baru. Yaitu sebagai PNS Purna Tugas yang Paripurna dan dapat menjadi teladan bagi PNS lainnya maupun masyarakat luar," ungkap Atbah.
Untuk itu, Atbah tetap meminta kepada para purna PNS itu tetap berkarya dan memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan Sambas.
"Tetaplah berkarya, demi kemajuan bersama dan masyarakat Sambas, tetaplah mengemban tugas dengan tetap memperhatikan Sambas, walaupun sudah purna tugas, dan berada diluar pemerintahan," tuturnya.
"Nasihat, kritik serta sumbangsih dari saudara kami nantikan, sehingga kami tidak terlena. Saya minta saudara untuk tidak segan-segan mengingatkan kami untuk meluruskannya," tutup Atbah.