Penyegaran Rohani dan Pembinaan Kaum Pria GKII Ketungau Guna Hadapi Tantangan Globalisasi

Geri Kartono mengatakan bahwa tujuan daripada kegiatan Penyegaran Rohani dan Pembinaan Kaum Pria menyongsong era globalisasi.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penutupan Rangkaian kegiatan Penyegaran Rohani dan Pembinaan Kaum Pria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Ketungau Wilayah I di GKII Kalvari Sungai Lawang, Desa Landau Buaya, Ketungau Tengah, Jumat (22/3/2019) kemarin. 

Penyegaran Rohani dan Pembinaan Kaum Pria GKII Ketungau Guna Hadapi Tantangan Globalisasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Penutupan Rangkaian kegiatan Penyegaran Rohani dan Pembinaan Kaum Pria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Ketungau Wilayah I di GKII Kalvari Sungai Lawang, Desa Landau Buaya, Ketungau Tengah, Jumat (22/3/2019) kemarin.

Ketua Panitia Penyelenggara, Geri Kartono mengatakan bahwa tujuan daripada kegiatan Penyegaran Rohani dan Pembinaan Kaum Pria ini dilaksanakan dalam rangka menyongsong era globalisasi.

"Kami selenggarakan agar para kaum pria mampu menghadapi masalah ke depan dalam era globalisasi yang sangat amat banyak tantangannya," kata Kartono.

Baca: Bupati Sintang Tutup Rangkaian Penyegaran Rohani dan Pembinaan Kaum Pria GKII Ketungau

Baca: Tampil Garang, Alif dari Kaltim Raih 4 SO! Ini Cuplikan Aksi Panggung 3 Duta LIDA 2019 Top 21 Grup 3

Baca: Lepas Peserta Jalan Sehat Hari TBC Sedunia, Ini Pesan PJ Sekda Kalbar

Kartono menambahkan bahwa kegiatan Penyegaran Rohani dan Pembinaan Kaum Pria dilaksanakan selama dua hari dengan diisi berbagai materi dan salah satu pematerinya adalah pejabat di Kabupaten Sintang.

"Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 21 Maret 2019 hingga 22 Maret 2019 dengan bermacam-macam kegiatan seminar, dan salah satu pemateri dalam seminar ini diisi oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab Sintang yaitu pak Kartiyus yang membahas persoalan pencegahan Stunting di kalangan kaum pria," katanya.

Dalam kesempatan itu, dia berharap kepada Pemerintah maupun instansi terkait untuk dapat membantu pembangunan gedung pastor.

"Kami berharap dan minta kepada Pemda Sintang dan stakeholder yang ada untuk membantu kami disini dalam penyelesaian masalah pembangunan gedung pastoran yang belum rampung kami bangun," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved