Kebakaran Kampung Beting

Datangi Lokasi Kebakaran di Beting, Edi Kamtono akan Tata Ulang dengan Bantuan Bedah Rumah

Kita tanggap darurat terlebih dahulu, setelah pendataan nanti kita bantu makan minum, untuk kebutuhan sehari - hari

Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Api membumbung tinggi dari kebakaran yang terjadi di kawasan Kampung Beting, Jalan Tanjung Raya I, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (21/3/2019) malam. Karena lokasi yang sempit menyulitkan mobil tangki pemadam untuk masuk ke lokasi kebakaran. 

Datangi Lokasi Kebakaran di Beting, Edi Kamtono akan Tata Ulang dengan Bantuan Bedah Rumah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Walikota Pontianak Edi Kamtono mendatangi langsung lokasi kebakaran mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat sedih atas musibah kebakaran yang menimpa warga Kampung Beting, Kecamatan Pontianak Timur, Kamis (21/3/2019) malam.

"Sedih bisa terjadi kebakaran seperti ini, cukup besar, kurang lebih 7 KK yang ludes, terbakar dan tidak bisa menyelamatkan harta bendanya," ungkap Edi Kamtono di lokasi kebakaran.

Edi mengatakan bahwa dirinya telah memerintah tim untuk melakukan pendataan secara rinci terhadap korban, terkait berbagai kebutuhan yang memang di butuhkan oleh para korban.

Baca: Program Sekolah Gratis, Desa Mandiri dan Kampung KB Bisa Kurangi Angka Pernikahan Dini

Baca: Diduga Bakar Rumah, Seorang Pria Jadi Sasaran Amukan Massa

"Kita tanggap darurat terlebih dahulu, setelah pendataan nanti kita bantu makan minum, untuk kebutuhan sehari - hari, peralatan masak dan sebagainya,"ujar Edi Kamtono.

Edipun mengungkapkan, kedepan melalui dinas terkait ia kan melakukan penataan kembali rumah warga yang menjadi korban kebakaran disini.

"Kedepannya kita akan tata ulang lah, dengan bantuan bedah rumah,"katanya.

Terkait kesehatan dari para korban, ia juga telah meminta tenaga kesehatan setempat yakni dari pihak Puskesmas terdekat untuk stand by dan memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban.

."dari puskesmas sudah saya minta Stand By, karena inikan syok ya, mereka syok, antisipasi terhadap mereka stres berkelanjutan, karena kita lihat ada yang habis semuanya, dan ini nanti ada yang bantu menenangkan,"jelas Edi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved